RUPS Luar Biasa PT Bukit Asam Putuskan Copot Said Didu

Said Didu. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Hari ini PT Bukit Asam menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB. Rapat itu salah satunya memutuskan Said Didu tidak lagi menjabat sebagai komisaris perusahaan berkode PTBA di Bursa Efek Indonesia itu.
 
 
"Iya betul diberhentikan dari jabatan komisaris Bukit Asam," kata Corporate Secretary PT Bukit Asam, Suherman saat dihubungi, Jumat, 28 Desember 2018.
 
Suherman mengatakan agenda pertama RUPSLB, mengevaluasi kinerja PTBA sampai dengan triwulan III 2018. Dan, kata dia, agenda kedua memutuskan penggantian pengurus.
 
Sebelumnya akun Twitter @saididu mengunggah ihwal keputusan pergantian pengurus PTBA itu. "Sesuai keputusan RUPSLB PTBA hari ini saya diberhentikan sebagai Komisaris PTBA," kata akun @saididu.
 
Menurut akun itu pemberhentian didasari karena, Said Didu sudah tidak sejalan dengan pemegang saham Dwi Warna atau Menteri Badan Usaha Milik Negara. "Hari Ini saya merasa terhormat karena, satu, dilakukan RUPS Luar Bisa PPTBA dengan agenda tunggal memberhentikan saya dan kedua, alasan pemberhentian saya karena dianggap tidak dengan pemilik saham Dwi Warna (Menteri BUMN)," tulis akun itu.
 
Saat dikonfirmasi Tempo Said Didu membenarkan pernyataannya di akun itu.
 
CATATAN: Berita ini diperbaiki kembali, setelah Tempo mendapatkan konfirmasi Said Didu pada pukul 15.12.
 
 
 





Gedung Putih Mengawasi Informasi yang Salah di Twitter

3 hari lalu

Gedung Putih Mengawasi Informasi yang Salah di Twitter

Menurut Gedung Putih, perusahaan media sosial seperti Twitter punya tanggung jawab mencegah platformnya digunakan untuk menghasut kekerasan.


Elon Musk Bakal Bikin Ponsel Sendiri Jika Apple dan Google Hapus Twitter

3 hari lalu

Elon Musk Bakal Bikin Ponsel Sendiri Jika Apple dan Google Hapus Twitter

Elon Musk mengatakan bukan tak mungkin ia akan membuat telepon pintar bila Google dan Apple menghapus Twitter dari aplikasi mereka.


Elon Musk Tantang Apple, Siapkan Perang

3 hari lalu

Elon Musk Tantang Apple, Siapkan Perang

Dalam serangkaian tweet selama 15 menit, Elon Musk menuduh Apple mengancam akan menahan Twitter dari App Store.


Twitter Akan Autentikasi Akun Terverifikasi Secara Manual Mulai 2 Desember

3 hari lalu

Twitter Akan Autentikasi Akun Terverifikasi Secara Manual Mulai 2 Desember

Twitter sempat meluncurkan kembali program verifikasi Mei lalu setelah jeda, tetapi dihentikan lagi setelah Elon Musk mengambil alih.


Bertemu Tokoh Antisemit, Donald Trump Dikritik Republikan

3 hari lalu

Bertemu Tokoh Antisemit, Donald Trump Dikritik Republikan

Donald Trump dikritik politikus Partai Republik karena bertemu tokoh antisemit Nick Fuentes. Trump mengatakan pertemuan itu tak disengaja.


Al Shabaab Menyerang Hotel yang Digunakan Pejabat Somalia

4 hari lalu

Al Shabaab Menyerang Hotel yang Digunakan Pejabat Somalia

Milisi Al Shabaab, yang terkait dengan Al Qaeda, menyatakan mereka menargetkan istana kepresidenan Somalia di dekat hotel.


Elon Musk Menyebut Penangguhan Akun Twitter Donald Trump adalah Kesalahan Besar

5 hari lalu

Elon Musk Menyebut Penangguhan Akun Twitter Donald Trump adalah Kesalahan Besar

Elon Musk mengatakan Twitter memperbaiki kesalahan besar dalam menangguhkan akun Donald Trump. Trump tidak akan menggunakan Twitter lagi.


2 Polisi Teriak Penghinaan SARA ke Pelapor Kehilangan, Kapolsek Palmerah: Diperiksa Provos

6 hari lalu

2 Polisi Teriak Penghinaan SARA ke Pelapor Kehilangan, Kapolsek Palmerah: Diperiksa Provos

Dodi Abdurohim mengemukakan, dua personel sedang menjalani pemeriksaan oleh Provos Polres Metro Jakarta Barat karena diduga melakukan penghinaan.


Cara Membuat Polling di Twitter

7 hari lalu

Cara Membuat Polling di Twitter

Polling Twitter dapat memberikan pendapat atas pertanyaan yang diajukan oleh pengguna lain di Twitter. Berikut cara membuat polling di Twitter.


Setelah Bebaskan Akun Trump, Elon Musk Bikin Polling Amnesti Umum

7 hari lalu

Setelah Bebaskan Akun Trump, Elon Musk Bikin Polling Amnesti Umum

Polling-polling yang dibuat Elon Musk ini bertolak belakang dengan janjinya tak lama setelah mengakuisisi Twitter soal Dewan Moderasi.