BI: Posisi Investasi Internasional Indonesia Triwulan III Relatif Stabil

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2018 di Jakarta, Selasa, 27 November 2018. Dalam pidatonya, Perry Warjiyo memaparkan rencana kebijakan moneter bank sentral pada 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman Zainal mengatakan posisi Investasi Internasional atau PII Indonesia pada triwulan III 2018 relatif stabil. PII Indonesia pada akhir triwulan III 2018 mencatat neto kewajiban sebesar US$ 297,0 miliar atau 28,5 persen terhadap PDB, relatif sama dengan posisi neto kewajiban pada akhir triwulan sebelumnya.

BACA: Grab Yakin Investasi Tahap Akhir di 2018 Capai USD 3 Miliar

"Perkembangan tersebut sejalan dengan peningkatan posisi kewajiban finansial luar negeri atau KFLN yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan posisi aset finansial luar negeri atau AFLN," kata Agusman dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Desember 2018.

Menurut dia, posisi KFLN Indonesia meningkat sejalan dengan masuknya aliran modal asing. Pada akhir triwulan III 2018, posisi KFLN naik US$ 1,6 miliar atau 0,3 persen (qtq) menjadi US$ 633,6 miliar. Peningkatan posisi KFLN tersebut didorong oleh masuknya aliran modal asing, terutama dalam bentuk investasi langsung dan investasi lainnya.

BACA: 3 Manfaat Menabung dan Berinvestasi sejak Muda

Perkembangan ini, kata Agusman, merupakan cerminan optimisme terhadap kinerja ekonomi domestik. "Peningkatan posisi KFLN lebih lanjut tertahan oleh faktor penguatan dolar AS terhadap rupiah yang berdampak pada penurunan nilai instrumen investasi berdenominasi rupiah," ujarnya.

Agusman mengatakan posisi Aset Finansial Luar Negeri Indonesia meningkat terutama didorong oleh transaksi perolehan AFLN dalam bentuk investasi lainnya. Posisi AFLN pada akhir triwulan III 2018 naik 0,5 persen (qtq) atau US$ 1,5 miliar menjadi US$ 336,6 miliar. Selain investasi lainnya, peningkatan posisi AFLN juga ditopang oleh transaksi perolehan aset investasi langsung dan investasi portofolio.

"Bank Indonesia memandang perkembangan PII Indonesia pada triwulan III 2018 masih tetap sehat," kata Agusman.

Hal itu tercermin dari rasio neto kewajiban PII Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto atau PDB yang relatif stabil di kisaran rerata negara peers sekitar 29 persen. Di samping itu, kata Agusman, struktur neto kewajiban PII Indonesia juga didominasi instrumen berjangka panjang. Meski demikian, Bank Indonesia akan tetap mewaspadai risiko neto kewajiban PII terhadap perekonomian.

"Ke depan, Bank Indonesia meyakini kinerja PII Indonesia akan semakin baik sejalan dengan terjaganya stabilitas perekonomian dan berlanjutnya pemulihan ekonomi Indonesia didukung oleh konsistensi dan sinergi bauran kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan reformasi struktural," ujar Agusman.

Baca berita tentang investasi lainnya di Tempo.co.

 






Sebut Harga Tiket Kereta Cepat Terlampau Murah, Ekonom: Jadi Beban Berkepanjangan

9 jam lalu

Sebut Harga Tiket Kereta Cepat Terlampau Murah, Ekonom: Jadi Beban Berkepanjangan

Ekonom menilai proyek kereta cepat akan menjadi beban bagi Indonesia dalam jangka panjang karena harga tiket yang dijual terlampau murah.


Bank Indonesia: Selama Sepekan Modal Asing Masuk Rp 11,7 T, Mayoritas ke SBN

20 jam lalu

Bank Indonesia: Selama Sepekan Modal Asing Masuk Rp 11,7 T, Mayoritas ke SBN

Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing masuk bersih senilai Rp11,71 triliun.


OPEC Perkirakan Industri Migas Global Butuh Investasi USD 12 Triliun pada 2045

1 hari lalu

OPEC Perkirakan Industri Migas Global Butuh Investasi USD 12 Triliun pada 2045

OPEC melakukan kajian World Oil Outlook 2022 di Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) beberapa waktu lalu.


SKK Migas Pede Target Investasi USD 13,2 Miliar pada 2022 Tercapai

1 hari lalu

SKK Migas Pede Target Investasi USD 13,2 Miliar pada 2022 Tercapai

Kemal mengatakan, biasanya SKK Migas memasang target investasi antara US$ 10-11 miliar. Namun, tahun ini, target itu naik.


Jumlah Investor Milenial di Pasar Modal Terus Tumbuh, UOB Gelar Wealth Fair 2022

1 hari lalu

Jumlah Investor Milenial di Pasar Modal Terus Tumbuh, UOB Gelar Wealth Fair 2022

President Director UOB Indonesia Hendra Gunawan mengatakan pameran tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat yang ingin berinvestasi.


Airlangga Buka Peluang Revisi Regulasi untuk Mendorong Industri Migas

2 hari lalu

Airlangga Buka Peluang Revisi Regulasi untuk Mendorong Industri Migas

Airlangga Hartarto meminta agar SKK Migas melakukan langkah-langkah agar situasi iklim investasi maupun insentif bisa lebih baik di industri migas.


Produksi Migas Menurun, Airlangga: SKK Migas Harus Bikin Situasi Investasi Lebih Baik

2 hari lalu

Produksi Migas Menurun, Airlangga: SKK Migas Harus Bikin Situasi Investasi Lebih Baik

TEMPO.CO, Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa produksi minyak dan gas (migas) di Indonesia terus menurun. Dia meminta agar SKK Migas melakukan langkah-langkah agar situasi iklim investasi maupun insentif bisa lebih baik.


Realisasi Investasi di Jakarta Selatan Rp 53,59 Triliun, Lampaui Target Tahun 2022

2 hari lalu

Realisasi Investasi di Jakarta Selatan Rp 53,59 Triliun, Lampaui Target Tahun 2022

Target realisasi investasi di Jakarta Selatan pada 2022 ditetapkan sebesar Rp 46 triliun. Saat ini sudah Lampaui


Indonesia Kalah Sengketa Soal Ekspor Nikel, Apa Manfaat Nikel untuk Peralatan Militer?

2 hari lalu

Indonesia Kalah Sengketa Soal Ekspor Nikel, Apa Manfaat Nikel untuk Peralatan Militer?

Di banyak industri, bahan tambang nikel yang ditemukan pada 1751 ini sudah banyak digunakan, untuk apa saja? Salah satunya untuk peralatan militer.


Sri Mulyani Optimalkan Kebijakan Fiskal untuk Dorong Industri Hulu Migas

3 hari lalu

Sri Mulyani Optimalkan Kebijakan Fiskal untuk Dorong Industri Hulu Migas

Sri Mulyani Indrawati menyatakan bakal mengoptimalkan kebijakan fiskal untuk mendukung pertumbuhan pertumbuhan industri migas.