Tsunami Selat Sunda, BPJS Ketenagakerjaan Sumbang Rp 100 Juta

Reporter

Seorang ibu menangis sambil menggendong anaknya saat berada di tenda pengungsian setelah rumahnya dihantam tsunami selat sunda di Labuhan, Banten, 25 Desember 2018. Hingga 26 Desember 2018 jumlah korban meninggal tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung mencapai 430 orang. REUTERS/Jorge Silva

TEMPO.CO, Jakarta -Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan atau BPJS Ketenaga Kerjaan dan Bank Banten menyalurkan bantuan bagi korban tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis, 27 Desember 2018.

BACA: Tsunami Selat Sunda, Sektor Pariwisata Rugi Hingga Ratusan Miliar

Assisten Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten, Didin Haryono saat menyerahkan bantuan ke posko bencana di Pendopo Pandeglang, menyatakan bantuan yang akan diberikan sebesar Rp 100 juta dari manajemen BPJS Ketenagakerjaan, Rp 61 juta dari Yayasan Magfiroh BPJS Ketenagakerjaan dan Rp 36 juta dari Serikat pekerja BPJS Ketenagakerjaan.

"Yang Rp 100 juta dan Rp 61 juta kami berikan sekarang, nanti yang Rp 36 juta akan kami serahkan tahap selanjutnya karena sedang dihimpun dulu oleh para pegawai dan akan langsung dibelanjakan," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, selain uang tunai juga diserahkan bantuan dalam bentuk logistik yang siap didistribusikan, seperti beras, mie instan, ikan dalam kemasan, kopi, minuman siap saji, selimut, sarung, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, obat-obatan, air mineral, dan protein hewani dalam bentuk makanan siap saji.

BACA: Pramuka Kirim Anggota Bantu Korban Tsunami Selat Sunda

Sementara Direktur Bank Banten, Kemal Idris mengatakan, bantuan yang diberikan berupa logistik yaitu makan, susu, popok bayi, dan tenda untuk di pengungsian. "Ini bantuan lanjutan kami, karena sebelumnya sudah kami lakukan dari mulai awal terjadi bencana pada hari Minggu, 23 Desember 2018," katanya.

Ia menjelaskan, begitu mengetahui ada musibah pada Sabtu malam, 22 Desember 2018, Minggu paginya langsung bikin grup di WhatsApp buat tanggap darurat, karena Bank Banten memiliki kantor di Pandeglang, Labuan, dan Panimbang. Semuanya jadi harus ikut merasakan keluh kesah masyarakat.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita memberikan apresiasi atas belasungkawa dan perhatian dari BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Banten.

"Saat ini memang masyarakat sangat membutuhkan bantuan baik moril maupun materil. Bantuan logistik berupa makanan sangat banyak Alhamdulillah, namun kami sangat membutuhkan tenda, popok bayi, makanan siap saji dan pakaian dalam wanita," jelasnya.

Irna juga menerangkan, jika akan menyalurkan bantuan bisa ke Pendopo sebagai posko utama di Kecamatan Labuan dan Sumur. Namun untuk sampai ke titik lokasi selain jauh juga akses masih terhambat karena kemacetan.

"Kalau di sini (pendopo) lebih bagus dan akan terdata rapi nanti kami distribusikan secara merata, tapi jika mau langsung ke lokasi silahkan," ujarnya.

Baca berita tentang Tsunami Selat Sunda lainnya di Tempo.co.






BPJS Ketenagakerjaan Semarakan Sail Tidore 2022

3 jam lalu

BPJS Ketenagakerjaan Semarakan Sail Tidore 2022

Sail Tidore dijadikan momentum untuk semakin mendekatkan diri dengan pekerja, karena rata-rata pekerja informal banyak yang belum terlindungi BPJAMSOSTEK.


Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

8 jam lalu

Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa tektonik bermagnitudo 4,6 mengguncang wilayah Pangandaran dan beberapa daerah di Jawa Barat, Ahad 27 November 2022 pukul 09.10 WIB.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Susulan, Hari Guru tanpa Guru

20 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Susulan, Hari Guru tanpa Guru

Berita berisi catatan jumlah gempa susulan di Cianjur menjadi terpopuler dua hari.


Marak Pembobolan Rekening Bermodus Link Aplikasi Pengiriman Barang, Ini Penjelasan Asosiasi Logistik

23 jam lalu

Marak Pembobolan Rekening Bermodus Link Aplikasi Pengiriman Barang, Ini Penjelasan Asosiasi Logistik

Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menanggapi soal maraknya modus pembobolan rekening bank melalui tautan atau link yang mengatasnamakan aplikasi pengiriman barang dan jasa.


Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

1 hari lalu

Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

PPATK mengkonfirmasi bahwa kabar soal rekening Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mencapai Rp 100 triliun tidak benar.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: 236 Gempa Susulan di Cianjur, Gempa Darat di Jawa

1 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: 236 Gempa Susulan di Cianjur, Gempa Darat di Jawa

Topik tentang gempa susulan di wilayah Cianjur sampai dengan Jumat pagi sudah 236 kali menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Bulan Ini, Kemenkes Akan Keluarkan Aturan BPJS untuk Orang Kaya

2 hari lalu

Bulan Ini, Kemenkes Akan Keluarkan Aturan BPJS untuk Orang Kaya

Kolaborasi pembayaran antara BPJS Kesehatan dan asuransi swasta telah dibahas sejak awal tahun ini.


Ternyata Cuaca Tidak Pengaruhi Terjadinya Tsunami, Ini Beberapa Faktor Gempa Berpotensi Tsunami

2 hari lalu

Ternyata Cuaca Tidak Pengaruhi Terjadinya Tsunami, Ini Beberapa Faktor Gempa Berpotensi Tsunami

Tsunami termasuk akibat dari sejumlah kejadian, seperti tanah longsor dan letusan gunung berapi, salah satunya penyebab utamanya, gempa bumi.


Benarkah Semua Gempa Bumi Berpotensi Tsunami? Ini Penjelasan Ahli Geologi

2 hari lalu

Benarkah Semua Gempa Bumi Berpotensi Tsunami? Ini Penjelasan Ahli Geologi

Setelah terjadi gempa bumi, biasanya BMKG infokan gempa itu berpotensi tsunami atau tidak. Ini kata ahli geologi soal gempa berpotensi tsunami.


BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Bantuan dan Santunan untuk Korban Gempa Cianjur

2 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Bantuan dan Santunan untuk Korban Gempa Cianjur

BPJamsostek sekaligus menyerahkan santunan kepada ahli waris dari 2 orang peserta yang meninggal karena menjadi korban.