Phapros jadi Perusahaan yang Terakhir IPO di BEI Tahun Ini

Karyawan beraktivitas saat pembukaan perdagangan saham 2018 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Januari 2018. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta - PT Phapros Tbk. perusahaan yang bergerak di bidang farmasi dan alat kesehatan telah melakukan pencatatan saham perdana atau IPO di Bursa Efek Indonesia pada hari ini. Dengan kode emiten PEHA perusahaan farmasi yang memproduksi Antimo ini melakukan pencatatan saham seiring dengan kinerja perusahaan yang sedang tumbuh.

Baca: Lepas 10,34 persen Saham ke Publik, Garudafood Resmi IPO

Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami mengatakan selama ini penjualan saham Phapros dijual lewat pasar konvensional. Akibatnya harga saham tidak memiliki standar yang jelas.Dengan pencatatan ini harga saham diharapkan terstandarisasi.

"Selain itu, supaya Phapros dapat memaksimalkan posisinya sebagai perusahaan terbuka untuk membuka akses kepada sumber pendanaan pasar modal yang lebih menguntungkan" kata Sri Utami yang akrab disapa Emmy ini di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Rabu, 26 Desember 2018.

Paphros merupakan anak usaha salah satu Badan Usaha Milik Negara atau BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero). Kepemilikian saham BUMN Rajawali Nusantara di Phapros telah mencapai 56,7 persen. Sedangkan sisanya dimiliki oleh investor retail.

Emiten berkode saham PEHA ini tercatat menjadi perusahaan ke-57 yang melakukan listing atau menjadi perusahaan terakhir yang IPO di bursa pada 2018. PEHA menerbitkan 840 juta lembar saham dengan harga Rp 1.198 per lembar.

Meski telah mencatatkan saham di BEI, Phapros belum menerbitkan emisi saham maupun obligasi. Hal ini, karena banyak ingin pemegang saham merupakan pemegang saham lama yang belum banyak mengenal pasar saham. Akibatnya saham PEHA saat ini masih akan berada di papan pengembangan bukan di papan utama.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan audit per September 2018, kinerja perseroan mengalami pertumbuhan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan raihan pendapatan sebesar Rp 697 miliar atau meningkat 8,8 persen dibanding pendapatan periode yang sama pada tahun lalu. Sedangkan di sisi laba bersih mengalami pertumbuhan yang jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 33,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca: Moeldoko: Banyak IPO di BEI Penanda Investor Yakin Ekonomi Kuat

“Posisi per November 2018, Phapros telah membukukan laba sebesar Rp 161 miliar. Hal ini sesuai dengan harapan komisaris dan direksi untuk growing double digit,” ucap Emmy.

Simak berita menarik lainnya terkait IPO hanya di Tempo.co.






IHSG Jeblok ke Level 6.892,5, Indeks Sektor Infrastruktur Jatuh Paling Dalam

1 jam lalu

IHSG Jeblok ke Level 6.892,5, Indeks Sektor Infrastruktur Jatuh Paling Dalam

IHSG pada sesi kedua perdagangan hari ini, Selasa, 6 Desember 2022, berada di zona merah, menutup sesi di level 6.892,5.


Bursa Bisa Suspensi GOTO Setelah Sahamnya Turun 11 Hari dan Sentuh ARB

5 jam lalu

Bursa Bisa Suspensi GOTO Setelah Sahamnya Turun 11 Hari dan Sentuh ARB

Saham GOTO menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dalam beberapa sesi berturut-turut.


Saham GOTO Marak Diobral di Pasar Negosiasi Rp 3,25 Triliun, Begini Penjelasan BEI

3 hari lalu

Saham GOTO Marak Diobral di Pasar Negosiasi Rp 3,25 Triliun, Begini Penjelasan BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) blak-blakan menjelaskan pemicu saham GOTO marak ditransaksikan di pasar negosiasi.


Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

3 hari lalu

Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

Analis Trimegah Sekuritas Rovandi menanggapi kabar operator bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya, bakal IPO tahun depan.


Operator Cinema XXI Dikabarkan IPO Tahun Depan, Bidik Dana Rp 17,17 Triliun

3 hari lalu

Operator Cinema XXI Dikabarkan IPO Tahun Depan, Bidik Dana Rp 17,17 Triliun

PT Nusantara Sejahtera Raya, operator bioskop Cinema XXI, dikabarkan tengah mempertimbangkan rencana IPO pada tahun depan.


Bank Raya (AGRO) Rights Issue 2,32 Miliar Saham, BRI Akan Serap Semuanya

3 hari lalu

Bank Raya (AGRO) Rights Issue 2,32 Miliar Saham, BRI Akan Serap Semuanya

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) berencana melakukan rights issue.


IHSG Ditutup Melemah di Akhir Pekan, Saham Big Caps Terlaris

4 hari lalu

IHSG Ditutup Melemah di Akhir Pekan, Saham Big Caps Terlaris

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun tipis 0,02 persen pada perdagangan Jumat, 2 Desember 2022.


Sepekan Saham GOTO Anjlok ke Level ARB, Ada Apa?

4 hari lalu

Sepekan Saham GOTO Anjlok ke Level ARB, Ada Apa?

Saham GOTO kembali memberatkan pergerakan IHSG dengan penurunan hingga auto rejection bawah (ARB) pada perdagangan Jumat, 2 Desember 2022.


Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

5 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 7.020,8, atau turun 0,85 persen dibandingkan angka penutupan kemarin, (7.081,3).


Kaesang Pangarep Beberkan Alasan Tak Tertarik Beli Saham Teknologi: Capek, Boncos Banyak

5 hari lalu

Kaesang Pangarep Beberkan Alasan Tak Tertarik Beli Saham Teknologi: Capek, Boncos Banyak

Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, blak-blakan menyatakan dirinya tak mau lagi berinvestasi saham emiten sektor teknologi. Ini sebabnya.