Kemenhub Kerahkan Kapal untuk Salurkan Bantuan Korban Tsunami

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara kerusakan akibat tsunami Selat Sunda di wilayah pesisir Pandeglang, Banten, Minggu, 23 Desember 2018. BNPB menyatakan korban akibat tsunami yang terjadi Sabtu (22/12/2018) malam, mencapai 229 orang meninggal dunia, 408 orang hilang dan ratusan lainnya luka-luka. ANTARA FOTO/HO-Susi Air

    Foto udara kerusakan akibat tsunami Selat Sunda di wilayah pesisir Pandeglang, Banten, Minggu, 23 Desember 2018. BNPB menyatakan korban akibat tsunami yang terjadi Sabtu (22/12/2018) malam, mencapai 229 orang meninggal dunia, 408 orang hilang dan ratusan lainnya luka-luka. ANTARA FOTO/HO-Susi Air

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyiapkan kapal-kapal untuk membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana tsunami di Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lampung Selatan.

    Baca: Korban Tsunami di Banten Keluar-Masuk Hutan untuk Amankan Diri

    "Kami menyiapkan dan mengerahkan kapal-kapal negara yaitu kapal patroli KPLP dari pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP), Kapal negara Kenavigasian dan Kapal patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo yang diterima Tempo, Senin, 24 Desember 2018.

    Menurut Agus, kapal yang sudah siap di Dermaga Indah Kiat Pulp and Paper adalah KNP Clurit 203, KNP Golok P 206, KN Edam, KNP Jembio P 215 dan yang sedang menuju Banten adalah kapal patroli KPLP KNP Trisula P 111.

    Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, sarana dan prasana transportasi yang berada di wilayah yang terkena dampak tsunami, salah satunya Pelabuhan Banten, masih beroperasi secara normal. Dia juga memerintahkan jajarannya untuk memberikan bantuan dan mendirikan posko di sekitar lokasi.

    Di sisi lain, Agus menjelaskan bahwa posko Kemenhub Peduli sudah disiapkan di Kantor KSOP Kelas I Banten, PT ASDP Indonesia cabang Merak Banten dan Posko Ditjen Hubla Peduli di Dermaga PT Indah Kiat Pulp and Paper Banten. Menurut dia, bantuan akan dipusatkan di ketiga Posko tersebut dan akan disalurkan ke wilayah yang membutuhkan dengan menggunakan kapal negara yang telah disiapkan Kemenhub.

    "Kami akan membantu menyalurkan bantuan dari instansi dan masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk misi kemanusiaan ini," kata dia.

    Simak terus berita tentang Tsunami hanya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.