Kasus Penipuan Voucher Cahsback, Bukalapak Rugi Rp 70 Juta

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Head of Trust and Safety Bukalapak Ghifari Daulagri (Kiri) bersama dengan Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul (tengah)  dalam acara konferensi pers kecurangan penyalahgunaan promo PT Bukalapak di Kantor Bareskrim Polri , Jakarta, Jumat, 21 Desember 2018. TEMPO/SURTI RISANTI

    Head of Trust and Safety Bukalapak Ghifari Daulagri (Kiri) bersama dengan Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul (tengah) dalam acara konferensi pers kecurangan penyalahgunaan promo PT Bukalapak di Kantor Bareskrim Polri , Jakarta, Jumat, 21 Desember 2018. TEMPO/SURTI RISANTI

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Direktorat Tidak  Pidana Kejahatan Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus kecurangan penyalahgunaan promo PT Bukalapak, dengan  total kerugian sebesar Rp 70,06 juta.

    BACA: Bukalapak Bantu Jual Mini Cooper Milik Sopir Ojek Online

    “Modus pelaku menggunakan voucher cashback  untuk transaksi pembelian, jadi mereka memiliki banyak akun penjual dan pembeli,”kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 21 Desember 2018.

    Tiga tersangka yang bernama Tri Istiawan, 28 tahun; Alfi Yusuf 28 tahun dan Kholil Mahmud, 31 tahun berhasil dibekuk pada waktu dan tempat kejadian yang berbeda di Jawa Timur.

    Rickynaldo menjelaskan para tersangka sudah melakukan manipulasi data tiga bulan lamanya. Motifnya melakukan transaksi pembelian sesuai aturan di Bukalapak dengan membuat seolah-olah akun penjual dan pembeli merupakan orang yang berbeda.

    BACA: Mini Cooper Sopir Ojek Online Belum Bisa Dibawa Pulang Karena

    “Melalui fitur Bukadompet milik penjual yang tersedia di Bukalapak dana manipulasi terkumpul di situ. Cashback yang diperoleh para tersangka digunakan kembali untuk bertransaksi“ ujarnya.

    Ketiga pelaku dijerat dengan beberapa pasal diantaranya tentang manipulasi data elektronik Pasal 51 Ayat (1), Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, Pasal 378 KUHP tentang penipuan, serta Pasal 3,4,5 UU TPPU  tentnag pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

    Baca berita tentang Bukalapak lainnya di Tempo.co.

    SURTI RISANTI I MARTHA WARTA SILABAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.