Soal Pelunasan Saham Freeport, Inalum: Kami Usahakan Secepatnya

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, menyaksikan CEO Freeport McMoRan Richard Adkerson dan Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin, menandatangani Sales and Purchase Agreement, di Gedung Setjen Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis 27 September 2018. Penandatanganan ini membuat jumlah saham PT Freeport Indonesia (PTFI) yang dimiliki PT Inalum akan naik dari 9,36 persen menjadi 51,23 persen. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, menyaksikan CEO Freeport McMoRan Richard Adkerson dan Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin, menandatangani Sales and Purchase Agreement, di Gedung Setjen Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis 27 September 2018. Penandatanganan ini membuat jumlah saham PT Freeport Indonesia (PTFI) yang dimiliki PT Inalum akan naik dari 9,36 persen menjadi 51,23 persen. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Jakarta - PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum dikabarkan akan melakukan pembayaran untuk akuisisi PT Freeport Indonesia pada bulan ini, Desember 2018. Pelunasan itu santer disebut-sebut akan dilakukan pada hari ini, Jumat, 21 Desember 2018.

    BACA: Freeport Diberi Waktu 24 Bulan Bayarkan Denda Rp 460 Miliar

    Kepala Komunikasi Korporat dan Hubungan Antar Lembaga Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Rendi Witular belum membenarkan kabar tersebut. Namun, ia menyebut pelunasan itu akan dilakukan secepatnya. "Kami usahakan secepatnya," ujar dia kepada Tempo, Kamis malam, 20 Desember 2018.

    Sebelumnya, Inalum menyatakan siap melakukan pembayaran untuk akuisisi Freeport Indonesia sejalan dengan telah masuknya dana senilai US$ 4 miliar dari penerbitan obligasi global.

    Rendi Witular mengatakan dana segar dari penerbitan obligasi global senilai Rp 4 miliar telah masuk pada Kamis, 15 November 2018 waktu New York, AS. Dengan demikian, saat ini perseroan telah memiliki modal untuk menambah porsi kepemilikan saham di Freeport Indonesia.

    “Dananya digunakan untuk membeli saham Freeport dan sisanya untuk refinancing utang anggota holding,” ujarnya, Jumat, 16 November 2018.

    Secara detail, Rendi menyatakan dana yang akan digunakan untuk akuisisi Freeport senilai US$ 3,85 miliar. Rencananya, pembayaran tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. “(Pembayaran akuisisi Freeport Indonesia) pada Desember (2018),” katanya.

    Sebagai catatan, Inalum, Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto telah menandatangani sejumlah perjanjian sebagai kelanjutan dari Pokok-Pokok Perjanjian (Head of Agreement/HoA) terkait terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di Freeport Indonesia ke Inalum pada September 2018. 

    Sejumlah perjanjian tersebut meliputi perjanjian divestasi Freeport Indonesia, perjanjian jual beli saham PT Rio Tinto Indonesia (PTRTI), dan Perjanjian Pemegang Saham Freeport Indonesia.

    Jumlah saham Freeport Indonesia yang dimiliki Inalum akan meningkat dari 9,36 persen menjadi 51,23 persen. Pemerintah Daerah (Pemda) Papua akan memperoleh 10 persen dari 100 persen saham PTFI. 

    Perubahan kepemilikan saham ini akan resmi terjadi setelah transaksi pembayaran sebesar US$ 3,85 miliar atau setara dengan Rp 56 triliun kepada FCX diselesaikan sebelum akhir 2018.

    Rendi menjelaskan alasan utama penerbitan obligasi global lebih dipilih dibandingkan sindikasi perbankan adalah adanya pertimbangan suku bunga. Instrumen surat utang memiliki tingkat bunga yang tetap dan perseroan hanya membayar kupon setiap periode yang ditentukan. “Bank-bank yang tadinya akan memberikan sindikasi berubah menjadi underwriter,” terangnya.

    Baca berita tentang Freeport lainnya di Tempo.co.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.