IHSG Diprediksi Menguat Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Saham Gabungan di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Sebanyak 149 saham melemah sehingga menyeret IHSG ke zona merah melemah 28,52 poin atau 0,49 persen ke posisi 5.788. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Saham Gabungan di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Sebanyak 149 saham melemah sehingga menyeret IHSG ke zona merah melemah 28,52 poin atau 0,49 persen ke posisi 5.788. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Pergerakan IHSG hari ini Jumat, 21 Desember 2018 masih optimistis menuju level penguatan. Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak rebound dalam sesi dagang hari ini.

    BACA: IHSG Ditutup Melemah Seiring Kekhawatiran terhadap Ekonomi Dunia

    Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola long white marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

    Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki rangepada 6.119,816 hingga 6.091,757.

    Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.168,174 hingga 6.188,473.

    Berdasarkan indikator, MACD telah menunjukkan pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

    Indosurya Sekuritas memprediksi IHSG akan menguat di zona hijau jelang libur panjang hari raya Natal 2018.

    Vice President Research Department William Surya Wijaya mengatakan IHSG pascarilis data perekonomian BI - 7 days repo rate yang telah terlansir dalam kondisi tanpa perubahan terlihat masih terus memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan.

    Menurutnya penguatan juga masih lebar di tengah gejolak harga komoditas dan jelang libur panjang pekan mendatang.

    "Karena itu peluang untuk melakukan akumulasi pembelian masih dapat terus dimanfaatkan untuk target investasi jangka mengengah hingga jangka panjang," ujarnya dalam siaran persnya.

    Baca berita tentang IHSG lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.