Jalan Gubeng Surabaya Mulai Diuruk, Wali Kota Risma Memantau

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara yang menunjukkan kondisi tanah ambles di Jalan Raya Gubeng Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 19 Desember 2018. ANTARA

    Foto udara yang menunjukkan kondisi tanah ambles di Jalan Raya Gubeng Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 19 Desember 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memantau pengurukan bagian Jalan Gubeng yang amblas pada Selasa lalu. Hari ini, Kamis, 20 Desember 2018, petugas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya mulai menguruknya.

    Baca juga: Jalan Gubeng Ambles, Kontraktor PT NKE Mengaku Bertanggung Jawab

    Risma memerintahkan aparatnya memperbaiki sarana prasarana yang rusak di sekitar bagian jalan yang amblas, termasuk kabel listrik dan saluran air.

    Jalan Gubeng tiba-tiba ambles pada Selasa sekitar pukul 21.00 WIB. Bagian dari Jalan Gubeng yang ambles berada di dekat proyek pembuatan basement RS Siloam Surabaya yang tengah dalam proses pengerjaan.

    Hari ini pukul 15.00 waktu setempat, beberapa truk bermuatan pasir dan tiang besi yang akan digunakan untuk menyangga pondasi yang ambruk akibat tanah amblas sudah tiba di area jalan yang amblas.

    Ekskavator dan "backhoe" dikerahkan untuk memindahkan pasir dari truk ke lubang amblesan tanah di Jalan Raya Gubeng. Aparat kepolisian, ahli pertanahan dan petugas pemerintah lain mengawasi kegiatan pengurukan amblesan tanah.

    Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Komisaris Besar Rudi Setiawan mengatakan target pertama pemulihan jalan adalah meminimalkan bahaya bagi bangunan yang berada di sekitar bagian Jalan Gubeng yang amblas. Setelah itu mengupayakan bagian jalan yang rusak bisa difungsikan kembali.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.