Adaro Energy Bagi-bagi Dividen USD 75 Juta

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Catatan Keuangan Adaro Energy Solid dan Kuat

    Catatan Keuangan Adaro Energy Solid dan Kuat

    TEMPO.CO, Jakarta - Emiten pertambangan PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) membagikan dividen interim senilai US$ 75,17 juta dari perolehan laba bersih per September 2018. Dalam keterbukaan informasi, Rabu, 19 Desember 2018 manajemen menyebutkan akan membagikan dividen interim senilai US$ 75.167.010,79 untuk 31.985.962.000 (31,98 miliar) lembar saham atau setara dengan US$ 0,00235 per lembar.

    Baca juga: Adaro dan 4 Rekan Bisnisnya Konversi Transaksi Bisnis ke Rupiah

    “Recording date dan pengumuman kurs konversi pada 2 Januari 2019. Pembagian dividen interim pada 15 Januari 2019,” ujar manajemen dalam keterbukaan informasi, Rabu, 19 Desember 2018.

    Pada periode 9 bulan pertama 2018, laba bersih Adaro mencapai US$312,71 juta. Nilai itu menurun 16,04 persen year on year (yoy) dari sebelumnya US$ 372,45 juta.

    Hal tersebut disebabkan kenaikan beban pokok pendapatan naik menjadi US$ 1,78 miliar dari sebelumnya US$ 1,58 miliar. Laba bruto pun terkoreksi menuju US$ 878,55 juta dari posisi per September 2018 sebesar US$ 859,43 juta.

    Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Thohir menyampaikan kenaikan beban pokok disebabkan peningkatan biaya penambangan seiring dengan penambahan volume pengupasan lapisan penutup. Selain itu, harga bahan bakar minyak memanas, dan pembayaran royalti ke pemerintah meningkat karena kenaikan harga jual rata-rata.

    Sementara itu, per September 2018 ADRO mencatatkan kenaikan pendapatan usaha sejumlah US$ 2,66 miliar. Nilai itu meningkat 9,35 persen yoy dari sebelumnya US$ 2,44 miliar.

    Bisnis pertambangan dan perdagangan batu bara berkontribusi 92,54 persen dari total pendapatan Adaro Energy atau sejumlah US$ 2,47 miliar. Pasar ekspor berkontribusi US$ 2,04 miliar, sedangkan pasar domestik US$ 633,73 juta.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.