Jasa Marga: Puncak Arus Mudik Natal via Darat Mulai 22 Desember

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas Jasa Marga memasang tabel tarif Tol di  Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan

    Seorang petugas Jasa Marga memasang tabel tarif Tol di Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memprediksi puncak arus mudik menjelang libur lebaran Natal via jalur darat mulai terjadi pada tanggal 22 Desember 2018. Hal tersebut didasari pada data historis yang menyebutkan puncak arus mudik terjadi biasanya pada 3 hari menjelang hari Natal atau 22 Desember.

    Baca: KAI Siapkan 394 Perjalanan untuk Libur Natal dan Tahun Baru

    Pada tahun ini, H-3 Natal atau 22 Desember 2018 jatuh pada hari Sabtu. Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur memperkirakan jumlah kendaraan di Gerbang Tol Cikarang Utama yang mengarah ke Cikampek diprediksi mencapai 85 ribu kendaraan.

    "Angka ini meningkat sebanyak 33 persen daripada lalu lintas normal yang mencapai 63.968 kendaraan atau naik 1,01 persen dibandingkan tahun 2017," ujar Subakti, seperti dikutip dari siaran pers, Rabu, 19 Desember 2018.

    Subakti menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengantisipasi potensi kepadatan yang terjadi di sejumlah ruas tol itu. Strategi tersebut mencakup pelayanan transaksi, lalu lintas hingga rest area.

    Untuk puncak arus balik libur Natal diperkirakan terjadi pada tanggal 25 Desember 2018. Jumlah kendaraan di GT Cikarang Utama yang mengarah ke Jakarta diprediksi mencapai 92 ribu kendaraan pada tanggal tersebut. Angka ini lebih besar 62,7 persen daripada kondisi normal yang sebanyak 56.562 kendaraan atau naik 0,71 persen di tahun 2017.

    Sementara itu, puncak arus mudik pada libur Tahun Baru 2019 diperkirakan terjadi pada tanggal 28 Desember 2018. Jumlah kendaraan di GT Cikarang Utama yang mengarah ke Jakarta diprediksi mencapai 88 ribu kendaraan pada tanggal tersebut. Angka ini lebih besar 27 persen daripada kondisi normal yang sebanyak 69.373 kendaraan atau naik 1,02 persen di tahun 2017.

    Untuk puncak arus balik Tahun Baru melalui GT Cikarang Utama diprediksi terjadi pada hari H (1 Januari 2019) sebanyak 95 ribu kendaraan. Angka itu naik 68 persen daripada kondisi normal (56.562) kendaraan) atau turun 1,14 persen dibandingkan periode sama tahun 2018. Menurut Subakti, hal ini karena periode libur Natal dan Tahun Baru kali ini terhitung relatif pendek.

    Subakti juga menjelaskan, distribusi lalu lintas mudik 47 persen ke arah timur, 33 persen ke arah barat, dan 20 persen ke arah selatan. Lalu lintas ke arah Timur mayoritas melintas jalur pantura 54 persen dan melintas jalur selatan atau tengah 46 persen

    Baca: Natal dan Tahun Baru, 3.687 SPBU Beroperasi 24 Jam

    Salah satu strategi pelayanan transaksi yang disiapkan oleh Jasa Marga jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019 adalah menambah GTO Mini atau Oblique Approach Booth (OAB) di GT Cengkareng sebanyak enam unit sehingga total gardu menjadi 23 gardu operasi. Secara keseluruhan, Jasa Marga juga akan mengoperasikan 171 unit mobile reader di berbagai GT.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?