Rudiantara: Ratusan Aplikasi dan Situs Tekfin Ilegal Diblokir

Reporter

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara memberikan sambutannya dalam acara Tempo Media Week 2018 bertajuk Kelas Tanpa Batas di Gedung Tempo, Jakarta, 14 Desember 2018. TEMPO/Fardi Bestari

TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Komunikasi dan Informatika kembali memblokir ratusan aplikasi dan situs perusahaan teknologi finansial atau tekfin yang tidak mengantongi izin dari pemerintah Indonesia. "Jadi, di luar yang terdaftar, yang berizin, yang resmi, itu ilegal. Kami blok saja. Biar masyarakat tenang," kata Menteri Kominfo Rudiantara saat ditemui di acara Huawei, Selasa, 18 Desember 2018.

BACA: Google Rilis Aplikasi Animasi Google Earth Studio

Selama sepekan terakhir, Kominfo melacak aplikasi dan situs tekfin dengan mesin crawling yang mereka miliki, menjaring 127 aplikasi dan 6 situs dalam pemantauan tersebut.

Kominfo memberikan daftar 133 aplikasi situs dan aplikasi yang terjaring ke Otoritas Jasa Keuangan atau OJK untuk dicek legalitasnya. Hasilnya, hanya 27 aplikasi dan 3 situs dari total 133 yang terjaring, yang resmi terdaftar di OJK.

Kominfo segera menutup 103 aplikasi dan situs yang ilegal tersebut. "Langsung kami blok saja, akunnya kami minta tutup," kata Rudiantara.

Kominfo menyatakan bersikap proaktif dalam menyikapi perusahaan tekfin ilegal yang belakangan ini merugikan konsumen, tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat, karena memiliki mesin crawling tersebut.

Daftar perusahaan tekfin yang terdaftar dan mengantongi izin dapat dilihat di situs resmi ojk.go.id, per Desember ini terdapat 78 penyelenggara tekfin yang berizin dan terdaftar di OJK.

BACA: Pemerintah Pakai Aplikasi SEPAKAT untuk Tangani Kemiskinan

Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi pada Jumat, 14 Desember lalu menegaskan akan mencabut tanda terdaftar penyelenggara tekfin yang melanggar aturan.

"Siapapun yang bersalah harus mendapatkan tindakan yang jelas. Kalau ada fintech lending kami yang terbukti melakukan pelanggaran, kami tidak ada keraguan untuk mencabut tanda terdaftarnya," kata Hendrikus.

Pos Pengaduan Korban Pinjaman Online oleh Lembaga Bantuan Hukum atau LBH menerima 1.330 aduan dari korban pinjaman online.

LBH Jakarta pada 14 Desember 2018 lalu mencatat, semua aduan yang diterima melaporkan jenis pelanggaran hukum pengambilan informasi dan penyebaran data pribadi. Sementara sebanyak 1.145 aduan melaporkan mengenai masalah bunga.

Baca berita tentang Aplikasi lainnya di Tempo.co.






Fenomena Garis Malaikat di Kalimantan, Pakar Duga Contrails dan Pareidolia

6 jam lalu

Fenomena Garis Malaikat di Kalimantan, Pakar Duga Contrails dan Pareidolia

Pakar mengatakan hal itu dapat disebabkan oleh fenomena yang dikenal sebagai contrails.


Tidak Ada Sinyal? Ini Cara Cek Sinyal TV Digital dengan Mudah

16 jam lalu

Tidak Ada Sinyal? Ini Cara Cek Sinyal TV Digital dengan Mudah

Penggunaan STB bisa menjadi solusi untuk bermigrasi ke siaran TV Digital. Namun, Anda juga perlu melakukan cek sinyal untuk menjangkau siaran lain.


Cara Mengenali Modus Penipuan Berkedok Undangan Nikah

1 hari lalu

Cara Mengenali Modus Penipuan Berkedok Undangan Nikah

file palsu untuk penipuan seperti yang beredar di media sosial akan bekerja ketika seorang mengizinkan akses yang diminta.


Permudah Pembelian Tiket, MRT Jakarta Kembangkan Aplikasi Bersama BCA Digital

1 hari lalu

Permudah Pembelian Tiket, MRT Jakarta Kembangkan Aplikasi Bersama BCA Digital

PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama BCA Digital "blu" berkolaborasi meluncurkan layanan bank as a service (BaaS) di aplikasi MRT-J, Senin 30 Januari 2023.


Pembobolan M-Banking, Kaspersky: 356 Ribu Phising Sektor Keuangan di RI Terjadi Tahun 2022

1 hari lalu

Pembobolan M-Banking, Kaspersky: 356 Ribu Phising Sektor Keuangan di RI Terjadi Tahun 2022

Perusahaan keamanan siber Kaspersky menanggapi maraknya kasus pembobolan mobile banking atau m-banking dengan berbagai modus yang terjadi di Indonesia.


Waspada Pembobolan Rekening Lewat Undangan Digital, Berikut Saran dari BSSN

1 hari lalu

Waspada Pembobolan Rekening Lewat Undangan Digital, Berikut Saran dari BSSN

Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN menjelaskan alasan undangan pernikahan online bisa menjadi alat penipuan, karena format yang digunakan undangan kekinian tersebut berbasis .apk atau Android Package Kit.


Mahasiswa Widyatama Bandung Bikin Aplikasi, Hubungkan Warga dan Bank Sampah

1 hari lalu

Mahasiswa Widyatama Bandung Bikin Aplikasi, Hubungkan Warga dan Bank Sampah

Mahasiswa Universitas Widyatama Bandung mengembangkan aplikasi digital Sistem Logistik Pengelolaan Sampah Anorganik bernama 'Teman Ubah'.


Kemenko PMK-DEFGHI Dorong Pemanfaatan Aplikasi Ruang Digital Keluarga di Sekolah

3 hari lalu

Kemenko PMK-DEFGHI Dorong Pemanfaatan Aplikasi Ruang Digital Keluarga di Sekolah

Peluncuran aplikasi Ruang Digital Keluarga dalam rangka meningkatkan keadaban digital di keluarga.


Inilah 6 Aplikasi yang Paling Banyak Digunakan Orang Indonesia 2022

4 hari lalu

Inilah 6 Aplikasi yang Paling Banyak Digunakan Orang Indonesia 2022

Whatsapp menjadi aplikasi paling populer yang digunakan masyarakat Indonesia, persentasinya mencapai 98,07 persen pengguna di Indonesia.


Cara Melihat dan Menghapus Riwayat Google Maps di iPhone

4 hari lalu

Cara Melihat dan Menghapus Riwayat Google Maps di iPhone

Linimasa dari Google Maps bersifat pribadi sehingga sebaiknya hanya Anda yang dapat mengaksesnya.