Natal dan Tahun Baru, 3.687 SPBU Beroperasi 24 Jam

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengisi Premium ke tangki sepeda motor di salah satu SPBU di Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018. Kenaikan harga minyak dunia menyebabkan Pertamina menaikkan harga BBM non-subsidi, Pertamax, menjadi Rp 10.400 per liter, Pertamax Turbo Rp 12.250 per liter, Pertamina Dex Rp 11.850 per liter, Dexlite Rp 10.500 per liter, dan Biosolar Non-PSO Rp 9.800 per liter. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Petugas mengisi Premium ke tangki sepeda motor di salah satu SPBU di Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018. Kenaikan harga minyak dunia menyebabkan Pertamina menaikkan harga BBM non-subsidi, Pertamax, menjadi Rp 10.400 per liter, Pertamax Turbo Rp 12.250 per liter, Pertamina Dex Rp 11.850 per liter, Dexlite Rp 10.500 per liter, dan Biosolar Non-PSO Rp 9.800 per liter. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid menyebutkan sebanyak 3.687 SPBU beroperasi penuh 24 jam untuk hadapi libur Natal dan Tahun Baru 2019.

    Baca juga: Pertamina Kerahkan Satgas BBM dan Elpiji per Hari Ini

    Berdasarkan data yang diterima di Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018, untuk mengantisipasi kebutuhan pada masa puncak, Satgas Natal dan Tahun Baru Pertamina juga menyediakan fasilitas tambahan yakni 16 Mobil Dispenser, 24 Motor Kemasan, 31 KiosK Pertamax, 54 Buffer Tank BBM, serta 3,7 KL BBM Kemasan.

    "Antisipasi kenaikan konsumsi BBM pada masa puncak, Satgas Naru Pertamina menyediakan sarana tambahan jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya. Pengalaman mengelola kebutuhan BBM saat Satgas Lebaran Idul Fitri, Pertamina menambah volume BBM kemasan jenis Pertamax dan Dex sekitar 32 persen dari 2017. Secara keseluruhan Pertamina mempersiapkan 125 moda layanan di sepanjang jalur mudik," ungkap Mas ud.

    Menurut dia, dengan pertumbuhan perekonomian 5,2 persen dan adanya cuti bersama serta libur akhir tahun yang bersamaan dengan libur anak sekolah, diprediksi kebutuhan BBM naik, karena terdapat peningkatan konsumsi pada saat momen akhir tahun 2018.

    Secara keseluruhan penyaluran BBM jenis gasoline sebesar 99,7 ribu Kilo Liter (KL) atau naik 5,6 persen dari kondisi normal. Sementara BBM jenis gasoil naik sekitar 2,5 persen sebesar 41,2 ribu KL. Satgas Natal dan Tahun Baru Pertamina memprediksi permintaan tertinggi BBM terjadi pada Sabtu 22 Desember 2018 dan Sabtu 5 Januari 2019.

    "Kami selalu siap melayani kebutuhan masyarakat dengan memaksimalkan penyaluran BBM. Agar perjalanan menuju tujuan berjalan lancar, Pertamina mengimbau untuk menggunakan BBM yang sesuai spesifikasi kendaraan," katanya.

    Mas'ud menambahkan pada masa operasi Satgas Natal dan Tahun Baru tahun ini, Pertamina memprediksi permintaan terhadap produk unggulan meningkat signifikan. BBM Pertamax yang digunakan kendaraan pribadi diperkirakan melonjak hingga enam persen, sementara BBM beroktan paling tinggi Pertamax Turbo naik hingga tiga persen.

    Demikian halnya dengan Pertamina Dex. Pertamina memproyeksi terdapat kenaikan hingga lima persen. Proyeksi kenaikan permintaan tertinggi pada BBM jenis Dexlite yang mencapai 26 persen.

    "Seluruh produk BBM unggulan Pertamina semakin diminati konsumen kendaraan pribadi, sehingga pada momentum hari besar seperti Natal dan Tahun Baru, permintaan dari SPBU meningkat tajam. Untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi tersebut, Satgas Naru Pertamina menambah pasokan dan volume penyaluran lebih tinggi dari kondisi normal," kata Mas'ud.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.