Sandiaga Mundur dari Ketua APPSI: Sebagai Cawapres Harus Fokus

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengunjungi Pasar Majene, Sulawesi Barat, Sabtu, 3 November 2018. Foto: Istimewa.

    Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengunjungi Pasar Majene, Sulawesi Barat, Sabtu, 3 November 2018. Foto: Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). "Sebagai cawapres saya harus fokus dan nggak setengah - setengah kalau saya kerja, jadi saya ingin raih kemenangan," kata Sandiaga saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta Pusat, Senin malam, 17 Desember 2018.

    Baca: Iklan Prabowo-Sandiaga pun Buat Ketua Ikatan Arsitek Tersinggung

    Salah satu alasan pengunduran dirinya sebagai Ketua Umum APPSI untuk masa jabatan 2015-2020, kata Sandiaga, juga agar pikirannya juga tidak terbagi sebagai calon wakil presiden dengan mengurusi pedagang pasar senusantara. Sebab, menurut dia, tugas pimpinan APPSI itu luar biasa kompleksnya.

    APPSI, menurut Sandiaga, selama ini bertugas sebagai mitra pemerintah untuk mengembangkan pasar tradisional. "Dan untuk mengangkat pedagang pasar yang lebih sejahtera dan itu harus dilakukan secara penuh, katanya.

    Sandiaga menjelaskan, APPSI juga merupakan adalah organisasi yang luar biasa dinamis dan aktif dalam perhelatan konstelasi demokrasi. "Khususnya di pilgub DKI, APPSI memainkan peran sentral," katanya.

    Sebagai penggantinya di masa tugas, Sandiaga meminta agar Ferry Juliantono ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas Ketua Presidium DPP APPSI untuk sisa mas bakti. "Dengan memberi mandat untuk melakukan PAW sisa masa bakti 2015-2020 dan bila dirasa perlu dilakukan pergantian," katanya.

    Sebelumnya Sandiaga ditetapkan untuk menggantikan Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum DPP APPSI periode 2015-2020 pada Musyawarah Nasional (Munas) III 2015. Sandiaga saat itu menjelaskan ada lima program yang nantinya dijalankan bersama anggota APPSI.

    Kelima program itu adalah revitalisasi pasar, memperkuat lembaga bantuan hukum APPSI, menjalin kerja sama dengan Bulog sebagai distributor bahan pangan dan menjadi mitra pemerintah dalam program "Ayo Belanja Ke Pasar Tradisional", serta mengubah citra pasar tradisional melalui sosial media dan kampanye media.

    Baca: Sandiaga Akui Jual Saham karena Tak Ada Perusahaan Menyumbang

    Dengan begitu, kata Sandiaga, posisi APPSI akan sejajar dengan stakeholder perpasaran dan mitra lain sehingga mampu membangun kerja sama untuk memperjuangkan cita-cita bersama dengan berbagai pihak.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.