Teknologi Robot Berkembang, Menteri Rudiantara Berpesan Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara memberikan sambutannya dalam acara Tempo Media Week 2018 bertajuk Kelas Tanpa Batas di Gedung Tempo, Jakarta, 14 Desember 2018. TEMPO/Fardi Bestari

    Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara memberikan sambutannya dalam acara Tempo Media Week 2018 bertajuk Kelas Tanpa Batas di Gedung Tempo, Jakarta, 14 Desember 2018. TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pengembangan teknologi robot yang berkembang saat ini tak bisa dianggap sepele. Menurut dia, nantinya peran robot ini bisa menggantikan pekerjaan manusia di era digital.

    Simak: Harbolnas 2018, Rudiantara: 6,5 Juta Pelaku UMKM Terlibat

    Ia menjelaskan robot bisa menggantikan pekerjaan manusia yang repetitif sehingga pekerjaan bisa lebih efisien. "Semua pekerjaan yang repeating itu hanya masalah waktu bisa digantikan dengan suatu proses baru, yang lebih efisien, yaitu robot. Robot itu kan ada teknologi artificial intelligence-nya, ada sensornya, IoTnya, sesuatu yang repetitif," kata dia di Kementerian Kominfo, Sabtu, 15 Desember 2018.

    Namun demikian, Rudiantara mengingatkan robot tak menggantikan pekerjaan manusia yang memiliki kemampuan khusus. Ia mencontohkan pekerjaan yang bisa digantikan seperti perbankan dan akuntan.

    "Kalau sifatnya lebih spesialis tidak akan. Contoh di perbankan, customer service digantikan chatbot, tapi yang lebih spesialis tidak," kata dia.

    Dengan demikian ia meminta agar masyarakat juga meningkatkan kemampuan yang lebih khusus agar pekerjaannya tak tergantikan dengan robot.

    "Artinya kita harus meningkatkan kemampuan kita yang lebih spesifik sehingga tidak tergantikan dengan robot. Di dalam robot kan banyak teknologinya," ujar Rudiantara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.