120 Hunian Sementara di Sulteng Siap Huni Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengecat dinding Hunian Sementara (Huntara) yang sudah siap dihuni di Kelurahan Duyu, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, 11 Desember 2018. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Huntara sebanyak 1.200 unit sudah dapat ditempati sebelum Natal 2018. ANTARA/Basri Marzuki

    Pekerja mengecat dinding Hunian Sementara (Huntara) yang sudah siap dihuni di Kelurahan Duyu, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, 11 Desember 2018. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Huntara sebanyak 1.200 unit sudah dapat ditempati sebelum Natal 2018. ANTARA/Basri Marzuki

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyatakan terdapat 120 hunian sementara (huntara) yang siap ditempati korban gempa di Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 17 Desember 2018. Huntara berada di Palu, Sigi dan Donggala.

    Simak: Ahli Waris Korban Meninggal Bencana Sulteng akan Dapat Rp 15 Juta

    Basuki mengatakan, satu unit huntara terdiri dari 12 bilik. Setiap bilik yang berukuran 17 meter persegi itu akan dihuni satu keluarga. "Itu ada
    kipas angin dan listrik. Jadi orang akan lebih nyaman tinggal di situ daripada di tenda (pengungsian)," katanya setelah menghadiri rapat percepatan rekontruksi bencana Sulawesi Tengah dan NTB di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, 12 Desember 2018.

    Kementerian PUPR harus membangun 699 huntara hingga akhir Desember 2018. Saat ini sudah ada 458 huntara yang telah dibangun.

    Pemerintah daerah sebenarnya meminta pembangunan 1.200 huntara. Namun mereka baru dapat mengalokasikan lahan untuk 699 unit huntara. Setelah pemerintah daerah memberikan lahan baru, PUPR akan langsung membangun 501 huntara lainnya.

    Berdasarkan data PUPR hingga 10 Desember 2018, PUPR sudah membangun 246 dari 288 unit di Palu, Sulteng. Sementara di Sigi ada 136 unit huntara dari 223 unit yang harus dibangun. Di Donggala, Basuki mencatat ada 76 unit yang selesai dibangun dari target 188 unit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.