Eks Dirut BJB Meneteskan Air Mata Saat Dicopot Ridwan Kamil

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) meresmikan  program kredit hasil kerjasama dengan Bank bjb tersebut di Masjid Jami Al Hikmah, Jl. Raya Leuwiliang, Kampung Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa, 26 November 2018. (Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat)

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) meresmikan program kredit hasil kerjasama dengan Bank bjb tersebut di Masjid Jami Al Hikmah, Jl. Raya Leuwiliang, Kampung Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa, 26 November 2018. (Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencopot Ahmad Irfan dari jabatannya sebagai Direktur Utama Bank BJB. Menurut Ridwan Kamil, pemberhentian Ahmad Irfan dilakukan melalui rapat umum pemegang saham yang digelar hari ini, Selasa, 11 Desember 2018 di Hotel Aryaduta, Bandung.

    Baca: Dukung Gerakan Non Tunai, BJB Luncurkan Bandung Smart Card

    “Bank BJB yang sudah bagus ini kami berikan tantangan baru untuk menjadi bank pembangunan dan memaksimalkan kredit mikro. Oleh karena itu kami membutuhkan sosok baru yang bisa menjawab tantangan ini," ujar Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil mempersilahkan Ahmad Irfan dan direksi Bank BJB lainnya untuk mengikuti fit and proper test. “Ada tantangan baru. Kita butuh orientasi baru. Makanya kami persilahkan direksi eksisting untuk ikutan lagi. Jadi bukan (karena) hal-hal lain,” kata dia.

    Ahmad Irfan, mantan Direktur Utama Bank BJB, mengatakan, rapat memutuskan memberhentikan dirinya. “Estafetnya dilanjutkan oleh Pak Agus Mulyana, Direktur Kepatuhan, merangkap Direktur Utama,” kata dia selepas RUPS tersebut, Selasa, 11 Desember 2018.

    Irfan sempat terisak dan menitikkan air mata saat dicegat wartawan. “Saya ucapkan terima kasih selama ini, empat tahun ini, BJB tumbuh dengan pesat. Alhamdulillah saya melepas BJB juga dengan kondisi yang baik. Kami titip, teruskan kinerja positif BJB,” kata dia. “Ini hal yang biasa.”

    Soal tawaran mengikuti lagi seleksi posisi direktur utama, Irfan mengaku, belum memutuskan. “Nanti kita lihat ke depan,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.