Menhub Sebut Sistem Informasi Digital Transportasi Menekan Biaya

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya (tengah) memberikan penjelasan tentang black box Lion Air JT 610 di Posko Terpadu JICT II Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 1 November 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menteri Perhubungan Budi Karya (tengah) memberikan penjelasan tentang black box Lion Air JT 610 di Posko Terpadu JICT II Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 1 November 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meyakini sistem informasi berbasis digital pada sektor transportasi akan berdampak pada pengurangan biaya logistik. Untuk itu, ia mengatakan kementeriannya, khususnya sub-sektor Perhubungan Laut sedang melakukan peningkatan dan pengembangan sistem teknologi informasi.

    Simak: KMP Komodo, Transportasi Baru ke Pulau Komodo dan Pulau Padar

    Pengembangan sistem itu antara lain sistem inaportnet di 16 lokasi pelabuhan, DO online, modernisasi pelabuhan berbasis teknologi informasi, Implementasi Logistic Community System (LCS) atau Port Community Services (PCS), Pengembangan Indo E-Navigation dan Ticketing Online serta Pengembangan Database untuk Penegakan Hukum (Law Enforcement).

    “Saya yakin dengan adanya sistem digital ini serta komitmen bersama oleh seluruh stakeholder terkait, baik pemerintah maupun pihak swasta/pengusaha, maka pendistribusian logistik kedepan akan jauh lebih baik, sehingga Indonesia dapat menjadi poros maritim dunia,” ujar Budi dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Senin, 10 Desember 2018. 

    Di samping itu, Budi menyebut pengembangan sistem teknologi informasi tersebut memiliki aneka tujuan. Antara lain untuk mengurangi biaya logistik, menyediakan data logistik yang terintegrasi, hingga memangkas biaya operasional. Selain itu sistem ini juga bisa meningkatkan kelancaran arus barang di pelabuhan, transparansi waktu pelayanan dan tarif yang dikenakan, serta meningkatkan efisiensi bernavigasi untuk keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim.

    Ke depannya, Budi mengatakan pemerintah tengah berupaya untuk memacu daya saing. Oleh karena itu, berbagai hal yang menjadi persoalan akan dibahas secara mendetail termasuk urusan transportasi. Salah satu titik yang menjadi fokus Kementerian Perhubungan, ujar dia, adalah soal logistik.

    "Seperti Jakarta, Pelabuhan Tanjung Priok itu harusnya bisa mengkontribusi perubahan-perubahan yang berarti dengan kehadiran kapal-kapal besar, dan dengan pertumbuhan yang memadai tentu akan memberikan suatu makna bagi perkembangan itu," kata Budi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tata Tertib Penonton Debat Capres 2019, KPU Siapkan Kipas

    Begini beberapa rincian yang perlu diperhatikan selama debat Capres berlangsung pada Kamis, 17 Januari 2019. Penonton akan disediakan kipas oleh KPU.