BPOM Makassar: Kosmetik Ilegal yang Disita Senilai Rp 338 Juta

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memperlihatkan kosmetik ilegal hasil penertiban pasar saat rilis kasus di Kantor BBPOM Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/12/2018)

    Petugas memperlihatkan kosmetik ilegal hasil penertiban pasar saat rilis kasus di Kantor BBPOM Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/12/2018)

    TEMPO.CO, Makassar -Kepala Balai Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM Makassar, Abdul Rahim menyita ratusan alat kosmetik ilegal di pasar tradisional hingga mal. Di antaranya Mal Panakkukang, Mal Ratu Indah, Mal GTC, dan Trans Mal.

    BACA: BPOM Makassar Menyita Ratusan Alat Kosmetik Ilegal di Mal

    Menurut dia barang ilegal itu ditertibkan lantaran tak memiliki izin dan palsu seperti merek ponds. Ada 287 produk kosmetik lokal dan 44 impor yang ilegal. “Operasi ini selama dua pekan, jika dijual senilai Rp 338 juta,” ucap Rahim di kantornya, Senin 10 Desember 2018.

    Produk ilegal lokal dan impor ini akan dimusnahkan dalam waktu dekat, sedangkan 18 sarana atau penjualnya akan dilakukan pembinaan agar mematuhi aturan. “Satu sarana yang produksi kami proses hukum karena sudah sering melakukannya,” ucap dia. Karena melanggar Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

    BACA: Ayu Ting Ting Selektif Pilih Endorse Produk Kosmetik

    Barang ilegal yang ditemukan mayoritas kosmetik untuk perempuan, selebihnya parfum lelaki yang ditemukan di mal-mal. Namun ada juga ditemukan di daerah-daerah seperti Kota Palopo dan Kabupaten Wajo. Produsen resmi yang dipalsukan itu tanpa ada izinnya. “Harusnya kan ada izin notifikasi Asia,” tambahnya.

    Dia juga mengimbau kepada pemilik toko agar mendaftar ke BPOM jika tak memiliki izin edar barang-barang kosmetik dan makanan. Hal itu bisa dilihat di situs BPOM.

    Tak hanya itu, lanjut Rahim, pihaknya juga menelusuri penjualan sistem online melalui media sosial. Dengan membentuk tim pemantau media sosial untuk mengawasinya, sehingga jika ada iklan-iklan yang mencurigakan dalam situs itu maka langsung ditindak. “Kosmetik yang testimoninya seolah-olah menyembuhkan itu langsung kita curigai,” tuturnya. “Kan itu tidak dibolehkan,” lanjutnya.

    Baca berita tentang kosmetik ilegal lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.