Menteri Rini Soemarno Ajak Masyarakat Gunakan Pertamax

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN, Rini Soemarno mengenakan jaket putih saat berfoto dengan para pekerja PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA yang akan dikirim ke Aljazair, Niger dan Taiwan untuk membangun infrastruktur, di Gedung WIKA, Cawang, Jakarta Timur, Ahad, 9 Desember 2018. TEMPO/Dias Prasongko

    Menteri BUMN, Rini Soemarno mengenakan jaket putih saat berfoto dengan para pekerja PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA yang akan dikirim ke Aljazair, Niger dan Taiwan untuk membangun infrastruktur, di Gedung WIKA, Cawang, Jakarta Timur, Ahad, 9 Desember 2018. TEMPO/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan.

    BACA: Utang Perusahaan BUMN Rp 5.271 Triliun, Ini Detailnya

    "Kalau kita (Pertamax) oktannya lebih baik, kalau kita bisa semuanya menggunakan Pertamax tentunya karena itu yang sudah ramah lingkungan," ujar Rini di Tangerang, Banten pada Minggu, 9 Desember 2018.

    Rini Soemarno juga menambahkan bahwa selain mengajak masyarakat untuk menggunakan Pertamax sebagai BBM ramah lingkungan, pihaknya juga mendorong untuk biodiesel jenis B20 naik ke B30.

    "Jadi kami harapkan ini semua supaya memberikan lingkungan yang lebih jernih untuk bangsa Indonesia terutama bagi anak dan cucu kita ke depannya," katanya.

    Ajakan untuk menggunakan BBM ramah lingkungan itu disampaikan oleh Rini usai menghadiri kegiatan Pertamina Eco Run 2018.

    Di hadapan sekitar 7.500 peserta lari, Menteri BUMN tersebut mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM jenis Pertamax yang ramah lingkungan.

    "Jangan lupa programnya ini Eco Run berarti kita bersama-sama makin menjaga ekosistem kita untuk tetap bisa menjaga udara kita yang lebih bersih," kata Rini Soemarno dalam sambutannya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.