Kredit Perbankan Diprediksi Tumbuh 10,08 Persen di Tahun Depan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah menyelesaikan pembuatan kerajinan tangan tas dari bahan plastik daur ulang di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis 6 Desember 2018. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Agusman mengatakan, pertumbuhan kredit untuk skala mikro mendorong pertumbuhan kredit UMKM dengan pertumbuhan 18,2% (yoy) dibandingkan bulan sebelumnya 15,3% (yoy). Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah menyelesaikan pembuatan kerajinan tangan tas dari bahan plastik daur ulang di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis 6 Desember 2018. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Agusman mengatakan, pertumbuhan kredit untuk skala mikro mendorong pertumbuhan kredit UMKM dengan pertumbuhan 18,2% (yoy) dibandingkan bulan sebelumnya 15,3% (yoy). Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, JakartaKredit perbankan diproyeksikan tumbuh 10,08% pada tahun depan. Kredit yang akan tumbuh yakni sektor terkait dengan aktivitas pemerintah. 

    Simak: BCA Gelontorkan Kredit Rp 7,1 T ke 10 Anak Usaha Pupuk Indonesia

    Ekonom dari Bank Maybank Indonesia Myrdal Gunarto mengatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik tumbuh stabil dari 5,16% pada 2018 menjadi 5,14% pada 2019. Dirinya melihat beberapa sektor yang akan tumbuh pada tahun depan akan mirip seperti tahun ini.

     

    "Selain itu, sektor yang terkait dengan konsumsi masyarakat juga diharapkan tumbuh pada tahun depan. Apalagi, akan ada aktivitas pemilu pada tahun depan. Sektor yg akan tumbuh yaitu konstruksi, sektor infrastruktur, ritel dan perdagangan, transportasi dan komunikasi, sektor jasa, sektor pendidikan dan kesehatan," katanya kepada Bisnis, Sabtu 8 Desember 2018.

    Myrdal mengemukakan untuk kredit modal kerja diproyeksikan tumbuh 10,51% pada 2019. Hal itu dikarenakan kredit tersebut permintaannya masih tinggi untuk mendukung aktivitas perekonomian domestik.

    Sementara, kredit investasi hanya akan tumbuh sekitar 8,10% pada 2019. Pertumbuhannya agak tertahan seiring dengan aktivitas investasi yang cenderung wait and  see saat memasuki periode tahun politik.

    Analis Perbankan MNC Sekuritas Nurulita Hawaningrum sepakat tahun depan permintaan kredit tak akan jauh beda dengan tahun ini atau tumbuh sekitar 11%. Permintaan kredit meningkat seiring pertumbuhan ekonomi tetapi akan tertahan pertumbuhannya karena likuiditas mengetat.

    Kredit modal kerja yang lebih unggul karena konsumsi domestik yang masih akan kuat sampai tahun depan. Sektornya lebih ke manufaktur dan trade. Investasi juga akan tumbuh seperti kredit modal kerja.

    "Sementara tantangan konsumer memang suku bunga, bank akan lebih selektif untuk jaga kualitas kredit mereka," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Animal Crossing dan 9 Aplikasi Makin Dicari Saat Wabah Covid-19

    Situs Glimpse melansir peningkatan minat terkait aplikasi selama wabah Covid-19. Salah satu peningkatan pesat terjadi pada pencarian Animal Crossing.