Yusuf Mansur dan Daftar Pengusaha RI Pemilik Saham Klub Eropa

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perusahaan fintech Paytren membeli 10 persen saham klub Polandia, Lechia Gdanks, senilai 2,5 juta euro atau Rp 42 miliar. Pengumuman itu disampaikan founder Paytren Yusuf Mansur, Sabtu 8 Desember 2018, di Bandung.

    Perusahaan fintech Paytren membeli 10 persen saham klub Polandia, Lechia Gdanks, senilai 2,5 juta euro atau Rp 42 miliar. Pengumuman itu disampaikan founder Paytren Yusuf Mansur, Sabtu 8 Desember 2018, di Bandung.

    Jakarta - Perusahaan fintek milik Yusuf Mansur, Paytren, mengumumkan membeli 10 persen saham klub Polandia, Lechia Gdansk, senilai Rp 42 miliar. Yusuf Mansur menambah daftar pengusaha Indonesia yang mempunyai saham di klub-klub olahraga di Eropa. Berikut daftarnya:

    Baca juga: Selain di Jersey Lechia Gdanks, Logo Paytren Hiasi Stadion Lechia

    Yusuf Mansur
    Perusahaan financial technology (fintech) Paytren milik Yusuf Mansur resmi mengumumkan telah membeli saham klub Polandia, Lechia Gdanks. Hal itu disampaikan Yusuf Mansur saat meluncurkan aplikasi terbaru Paytren versi 5.17 di gedung Sabilulungan Kabupaten Bandung, Sabtu 8 Desember 2018. “Kami membeli 10 persen saham Lechia dengan nilai 2,5 juta Euro atau Rp 42 miliar,” kata Yusuf.

    Sebelum pengumuman ini, kerja sama Paytren dengan Lechia Gdanks sudah lama terjalin. Salah satunya dengan mengirimkan pemain muda Indonesia Egy Maulana ke klub tersebut. Selain itu Logo warna oranye Paytren juga tampil di jersey Lechia Gdansk mulai pekan ini.
    Ketua Komite Kompetisi PSSI, Sihar Sitorus. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Sihar Sitorus
    Pengusaha sekaligus mantan anggota Komite Eksekutif PSSI, Sihar Sitorus mengakusisi klub bola di Belgia, yaitu FC Verbroedering Dender. Klub itu juga memiliki aset stadion sendiri. Klub itu berada di Divisi Tiga Belgia.

    Pada awal 2018 lalu, Sihar pernah mengungkapkan pernyataan bahwa dia berhasil membeli salah satu klub bola di Eropa. Namun pada waktu itu ia tak menjelaskan secara rinci identitas klub tersebut.

    Sekitar Juni 2018 ia mengungkapkan bahwa klub yang ia beli adalah FC Verbroedering Dender. Ia pernah menyebutkan bahwa alasan membeli klub tersebut karena sejalan dengan visi dan misinya terhadap sepak bola nasional di masa depan.
    Erick Thohir. TEMPO/Dewi Nurita

    Erick Thohir
    Pengusaha Erick Thohir membeli membeli 70 persen saham Inter Milan atau setara Rp 3,9 triliun. Ia membeli klub itu dari Presiden Inter Milan, Massimo Moratti.

    Namun pada 2017, Erick sudah melepaskan mayoritas sahamnya di Inter Milan. Kini dia tinggal menguasai 30 persen saham klub tersebut.

    BERBAGAI SUMBER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.