Sabtu, 15 Desember 2018

Tiket Kereta Natal di Surabaya Terjual 55 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas dengan menggunakan anjing pelacak berjaga di Stasiun Gubeng Surabaya, Jawa Timur, 15 Juni 2017. Pengamanan tersebut untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang kereta api yang akan mudik Lebaran. ANTARA FOTO

    Petugas dengan menggunakan anjing pelacak berjaga di Stasiun Gubeng Surabaya, Jawa Timur, 15 Juni 2017. Pengamanan tersebut untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang kereta api yang akan mudik Lebaran. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Surabaya - Tiket kereta api (KA) pada Natal dan Tahun Baru 2019 di wilayah PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya sudah terjual sekitar 55 persen, dengan dominasi tujuan Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung.

    Baca juga: Kemenhub dan Jasa Raharja Sediakan 50 Bus Mudik Natal Gratis

    "Khusus untuk H-3 Natal okupansi atau tingkat keterisian kursi sudah mencapai 99 persen," kata Kepala PT KAI Daop 8 Surabaya Suryawan Putra, Sabtu, 8 Desember 2018.

    Suryawan mengatakan secara total Daop 8 Surabaya menyiapkan tiket di 89 perjalanan kereta api, terdiri dari 83 perjalanan KA reguler dan 6 perjalanan KA.

    Total kapasitas tempat duduk selama musim angkutan Natal Tahun Baru mencapai 45.744 kursi per hari, yang terdiri dari KA reguler sebanyak 41.900 seat dan 3.844 kursi untuk KA tambahan.

    Terkait persiapan, Daop 8 Surabaya menyiapkan enam KA tambahan yaitu KA Gajayana, KA Sembrani, KA Sancaka, KKA Kertajaya, KA Pasundan, dan KA Matarmaja. Masa angkutan Natal dan Tahun Baru diprediksi mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

    Sementara itu terkait harga tiket, kata dia, sudah ditentukan oleh PT KAI. Dia mencontohkan untuk KA Argo Anggrek non-sleeper, saat ini masih dijual dengan harga Rp 450 ribu, dan untuk tarif batas atas adalah Rp750 ribu.

    "Jadi harga tiket yang dibeli hari ini belum tentu sama dengan yang dibeli esok hari, meski untuk keberangkatan yang sama," katanya.

    Suryawan mengatakan, saat ini terjadi perubahan kebiasaan pelanggan kereta api terutama saat membeli tiket. Sebab biasanya masyarakat antre di loket, maka saat ini hampir 60 persen konsumen KA langsung membeli tiket secara daring/online, 30 persen melalui toko ritel dan sekitar 10 persen masih antre di stasiun.

    "Kami prediksi ada kenaikan penumpang 4 persen dari 692.327 penumpang menjadi 718.701 penumpang pada Natal Tahun Baru kali ini," katanya.

    Selain itu, Daop 8 Surabaya telah menyediakan Posko Natal di tiap stasiun besar, dan ada layanan informasi serta tenaga medis dan petugas keamanan dari pihak kepolisian. "Nanti juga akan ada customer service yang mobile di stasiun besar seperti Gubeng dan Pasar Turi. Tiap stasiun ada dua customer service mobile, fungsinya membantu penumpang," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyerangan Polsek Ciracas Diduga Ada Konflik TNI dan Juru Parkir

    Mabes Polri akan mengusut penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi pada Rabu, 12 Desember 2018 dini hari. Diduga buntut konflik TNI dengan juru parkir.