Sabtu, 15 Desember 2018

Bisnis Coworking Space Tumbuh 6 Kali Lipat dalam 3 Tahun

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Perkumpulan Coworking Indonesia Faye Alund menjadi pembicara dalam Temu Coworking Indonesia 2018 di Semarang, Jumat, 7 Desember 2018. Bisnis Coworking saat ini tumbuh hingga 640 persen dalam tiga tahin terakhir. TEMPO/AHMAD RAFIQ

    Presiden Perkumpulan Coworking Indonesia Faye Alund menjadi pembicara dalam Temu Coworking Indonesia 2018 di Semarang, Jumat, 7 Desember 2018. Bisnis Coworking saat ini tumbuh hingga 640 persen dalam tiga tahin terakhir. TEMPO/AHMAD RAFIQ

    TEMPO.CO, Semarang - Bisnis coworking space di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan selama tiga tahun terakhir. Tercatat, secara kuantitas perkembangan bisnis itu meroket hingga 640 persen.

    Baca juga: Coworking Space Tumbuh Pesat tapi Terkendala 2 Hal Ini

    Presiden Perkumpulan Coworking Indonesia Faye Alund mengatakan pada 2010 baru ada satu coworking space yang ada di Indonesia. “Sedangkan di tahun 2015 jumlahnya berkembang menjadi 34,” katanya di Semarang, Jumat, 7 Desember 2018.

    Sejak 2015, jumlah coworking space yang didirikan semakin banyak. “Saat ini sudah ada 230 tempat,” katanya. Dengan demikian, perkembangannya selama tiga tahun terakhir lebih dari 6 kali lipat.

    Kolaborasi ruang kerja itu sebagian besar memang masih berada di Jawa- Bali. “Sekitar 80 persennya,” katanya. Jakarta masih tetap menjadi kota paling favorit untuk mendirikan coworking space.

    Hanya saja, belum semua pengelola bergabung dalam Perkumpulan Coworking Indonesia. “Baru 60 persen,” katanya.

    Dia berharap para pelaku usaha coworking bisa menyatu dalam sebuah komunitas agar bisa saling berbagi ide dan wawasan.

    Dia juga menyebut bahwa bisnis coworking space juga didukung oleh perusahaan sektor lain seperti perbankan. Sebab, perbankan juga fokus dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi kreatif serta kewirausahaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyerangan Polsek Ciracas Diduga Ada Konflik TNI dan Juru Parkir

    Mabes Polri akan mengusut penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi pada Rabu, 12 Desember 2018 dini hari. Diduga buntut konflik TNI dengan juru parkir.