Minggu, 16 Desember 2018

Hari Ini IHSG Dibuka Melemah Dipicu Aksi Ambil Untung

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/M Agung Rajasa

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat, 7 Desember 2018, dibuka melemah dipicu masih adanya aksi ambil untung para investor.

    Baca juga: IHSG Diperkirakan Bakal Melemah Hari Ini, Apa Sebabnya?

    IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), dibuka melemah 6,54 poin atau 0,11 persen menjadi 6.108,95. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 1,63 poin atau 1,63 persen menjadi 975,34.

    "Laju IHSG secara tren kembali melanjutkan pelemahannya seiring masih adanya aksi ambil untung," kata analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Jumat.

    Meski demikian, lanjut dia, diharapkan masih ada sejumlah sentimen positif dari makroekonomi dalam negeri yang dibarengi dengan sejumlah berita positif dari emiten. Sentimen tersebut diharapkan dapat menahan pelemahan yang terjadi dan kembali menemukan momentum kenaikannya.

    Reza memperkirakan IHSG dapat bertahan di atas tingkat dukungan 6.065-6.095 dan tingkat resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 6.135-6.153.

    Masih adanya aksi jual pada hari sebelumnya, terutama dari investor asing, membuat laju IHSG kembali melemah. Bahkan jika dilihat dari pergerakan intraday perdagangannya, IHSG mengalami fluktuasi yang cukup tinggi.

    Sempat menjauhi angka 6.100 di awal perdagangan, namun aksi beli mampu mengantarkan IHSG kembali melampaui angka 6.100 hingga mencatatkan posisi tertingginya di angka 6.131,63. Akan tetapi, tidak lama kemudian aksi ambil untung kembali terjadi hingga akhir perdagangan.

    Beruntungnya aksi jual yang terjadi tidak terlalu marak sehingga IHSG mampu bertahan di atas level 6.100 meski tercatat melemah. Adanya sentimen dari global di mana diperkirakan pertumbuhan PDB di wilayah Asia Tenggara akan melambat menjadi 5,3 persen di tahun ini dan 5 persen di tahun depan turut direspons negatif, meski juga dibarengi dengan optimisme pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen yang dapat dicapai di tahun ini.

    Selain IHSG, bursa regional, di antaranya Indeks Nikkei menguat 8,53 poin (0,04 persen) ke 21.510,15, Indeks Hang Seng melemah 46,25 poin (0,18 persen) ke 26.110,13, dan Straits Times menguat 18,26 poin (0,59 persen) ke posisi 3.133,78.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".