Minggu, 16 Desember 2018

Sandiaga Akui Jual Saham karena Tak Ada Perusahaan Menyumbang

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres Sandiaga Uno bertemu Buya Syafii di Yogyakarta, Ahad, 2 Desember 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Cawapres Sandiaga Uno bertemu Buya Syafii di Yogyakarta, Ahad, 2 Desember 2018. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan dana penjualan saham PT Saratoga Investama Sedaya digunakan untuk membiayai kampanye. Ia dan Prabowo Subianto akan berlaga dalam pemilihan presiden tahun depan.

    Baca juga: Sandiaga Beberkan Janji untuk Mengatasi Defisit BPJS Kesehatan

    Sandiaga mengatakan belum mendapatkan sumbangan dari perusahaan-perusahaan besar untuk biaya kampanye. Meski demikian dia memastikan kampanye akan terus berjalan.

    "Jadi saya harus 'all out', menjual saham yang saya miliki untuk membiayai kampanye," kata Sandiaga, di Rumah Pemenangan Prabowo Sandi di Kawasan Permata Jingga Kota Malang, Jawa Timur, Rabu, 5 Desember 2018.

    Dalam dua bulan terakhir, Sandiaga sudah sembilan kali menjual saham Saratoga atau SRTG. Nilai saham yang diuangkan tersebut mencapai lebih dari setengah triliun rupiah, tepatnya Rp502,95 miliar. Jumlah saham milik Sandiaga di SRTG saat ini berkurang dari sebelumnya 702,71 juta saham, menjadi 672,62 juta saham.

    Sandiaga bersama Prabowo maju dalam Pemilihan Presiden pada 2019, yang diusung oleh Partai Demokrat, Partai Gerinda, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), akan bersaing pada Pilpres 2019 dengan Joko Widodo yang berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".