Sabtu, 15 Desember 2018

Lion Air Jatuh, Pembelian Pesawat dari Boeing Dikaji Lagi?

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boeing 737 MAX 8 Lion Air Thai [Business Insider]

    Boeing 737 MAX 8 Lion Air Thai [Business Insider]

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan Lion Air dikabarkan akan mengkaji kembali pembelian pesawat dari produsen Boeing Co. Pembelian pesawat ditunda setelah pendiri Lion Air, Rusdi Kirana marah kepada Boeing Co.

    Baca: Senin Besok, Lion Air Beri Santunan 5 Ahli Waris Korban JT610

    Seperti dilansir Reuters, Rusdi menganggap Boeing mengalihkan perhatian masyarakat atas kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP yang terjadi pada 29 Oktober 2018. Rusdi juga menganggap Boeing tak mau melakukan perubahan desain pesawat yang dinilai menjadi penyebab jatuhnya Lion Air PK-LQP itu. Rusdi tengah memeriksa kemungkinan adanya pembatalan pesanan dari pengiriman berikutnya.

    Saat ini Lion Air memiliki 190 pesawat pesanan yang masih menunggu untuk dikirim oleh Boeing senilai US$ 22 miliar. Pesanan pesawat itu merupakan kelanjutan dari pembelian 197 pesawat yang telah dilakukan sebelumnya.

    Saat dikonfirmasi Selasa, 4 Desember 2018, pihak Lion Air menolak menjelaskan soal pembatalan pesawat. "Mengenai hal itu saya belum bisa memberikan informasi detail atau memberikan komentar lebih jauh," ujar Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro saat dihubungi Tempo, Selasa, 4 Desember 2018.

    Juru bicara dari Boeing mengatakan pihaknya akan mengambil setiap langkah untuk sepenuhnya memahami semua aspek dari kecelakaan ini. “Dan bekerja sama dengan tim investigasi dan semua pihak berwenang yang terlibat. Kami juga mendukung pelanggan kami yang berharga melalui waktu yang sangat sulit ini,” tutur dia.

    Sebelumnya Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT telah menerbitkan laporan awal terkait insiden Lion Air itu. Dari temuannya, KNKT mengeluarkan dua rekomendasi yang harus dilakukan.

    REUTERS | KARTIKA ANGGRAENI | CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyerangan Polsek Ciracas Diduga Ada Konflik TNI dan Juru Parkir

    Mabes Polri akan mengusut penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi pada Rabu, 12 Desember 2018 dini hari. Diduga buntut konflik TNI dengan juru parkir.