BPS Laporkan Inflasi November, Sri Mulyani: Harga Makin Stabil

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbicara kepada seorang siswa saat mengajar di Sekolah Dasar Negeri 7 Kenari, Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018. Kemenkeu Mengajar merupakan sebuah kegiatan mengajar selama satu hari di sekolah dasar. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbicara kepada seorang siswa saat mengajar di Sekolah Dasar Negeri 7 Kenari, Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018. Kemenkeu Mengajar merupakan sebuah kegiatan mengajar selama satu hari di sekolah dasar. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengklaim terus menjaga inflasi dalam posisi rendah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) selama November 2018 mengalami inflasi sebesar 0,27 persen.

    Baca juga: Darmin Nasution Prediksi Inflasi November di Bawah 3 Persen

    Adapun, inflasi tahunan dan tahun kalendernya mencapai masing-masing 3,23 persen dan 2,5 persen. Dari 82 kota yang disurvei BPS, 70 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai selama inflasi masih berada di dalam jarak asumsi makro APBN artinya inflasi pada posisi yang baik. "Kita anggap itu baik, apalagi ini masih di bawah 3,5 persen. Artinya, Indonesia dari sisi track record terhadap stabilitas harga-harga ini sekarang sudah semakin solid, karena ini selama 4 tahun berturut-turut kita memiliki inflasi yang di sekitar 3 persen di tengah gejolak harga minyak dan kurs yang naik turun," ujarnya di Jakarta, Senin, 3 Desember 2018.

    Menurutnya, terjaganya inflasi menunjukkan kemampuan pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas dari nilai-nilai harga umum dan hal tersebut menjadi salah satu bentuk kredibilitas dari kebijakan moneter dan sektor riil. Dengan begitu, pengadaan barang-barang dan jasa bisa terjaga stabilitasnya.

    Dia pun memproyeksikan inflasi sampai dengan akhir tahun akan di bawah perkiraan APBN. "Sampai akhir tahun, inflasi menurut saya masih seperti yang disampaikan Presiden di 3,2 persen," katanya.

    Dari data BPS, inflasi inti pada November 2018 tercatat sebesar 0,22 persen dengan andil 0,13 persen. Secara tahun kalender, inflasi sebesar 0,29 persen dan inflasi tahunannya sebesar 3,03 persen.

    Inflasi harga yang diatur pemerintah mencapai 0,52 persen dengan andil mencapai 0,10 persen. Secara tahun kalender, inflasi komponen ini tercatat sebesar 2,13 persen dan inflasi tahunannya sebesar 3,07 persen.

    Inflasi pangan bergejolak pada November 2018 tercatat sebesar 0,23 persen dengan andil 0,04 persen. Inflasi tahun kalendernya mencapai 1,81 persen dan tahunannya mencapai 4,32 persen.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?