Perjalanan Kereta Libur Natal dan Tahun Baru Bertambah 5 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang memesan tiket di mesin pemesanan tiket kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 20 Desember 2017. Menjelang libur Natal 2017 dan tahun baru 2018, pihak Kereta Api Indonesia melakukan antisipasi melonjaknya penumpang dengan mengoperasikan 17 KA tambahan. Tempo/Tony Hartawan

    Calon penumpang memesan tiket di mesin pemesanan tiket kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 20 Desember 2017. Menjelang libur Natal 2017 dan tahun baru 2018, pihak Kereta Api Indonesia melakukan antisipasi melonjaknya penumpang dengan mengoperasikan 17 KA tambahan. Tempo/Tony Hartawan

    Jakarta - PT Kereta Api Indonesia sudah menyiapkan 346 perjalanan kereta api reguler dan 48 perjalanan tambahan untuk menyambut liburan Natal dan Tahun Baru 2019. VP Public Relations PT KAI, Agus Komarudin, mengatakan angka itu bertambah 5 persen dari masa angkutan Natal dan Tahun Baru sebelumnya.

    Baca juga: KAI Siapkan 394 Perjalanan untuk Libur Natal dan Tahun Baru

    "Total jumlah KA yang siap melayani masyarakat pada masa angkutan Nataru kali ini adalah 394 perjalanan KA," kata Agus dalam keterangannya, Senin, 3 Desember 2018.

    Ia menjelaskan 48 perjalanan tambahan itu mampu menampung sebanyak 27.560 penumpang per hari. Kereta tambahan tersebut, kata Agus, akan mulai beroperasi pada 20 Desember 2018 hingga 7 Januari 2019. Pada beberapa KA seperti Brantas Tambahan dan Mataram Premium, operasionalnya akan dimulai sejak 13 Desember 2018.

    Agus menjelaskan dari aspek sarana KA, tahun ini KAI akan menyiagakan 444 unit lokomotif dan 1 unit lokomotif cadangan. Selain itu, KAI juga menyediakan 1.637 unit kereta dan 218 unit kereta cadangan.

    Untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa KA, tutur dia, selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2018-2019, PT KAI menyiapkan 6.172 personel keamanan yang terdiri dari 1.332 personel Polsuska dan 3.876 personel security. Tak hanya itu KAI juga akan mendapat bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 950 personel termasuk K-9.

    Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di dalam kereta api dan stasiun selama masa liburan Natal dan Tahun Baru. "Akan dilakukan secara mobile juga melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.