Ketua DPR Bambang Soesatyo Dorong Lebih Banyak Insentif Fiskal

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Bambang Soesatyo. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    Ketua DPR Bambang Soesatyo. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah memberikan lebih banyak lagi insentif fiskal yang tepat agar dapat meningkatkan ekspor guna mengatasi permasalahan defisit neraca perdagangan nasional.

    Baca juga: Bambang Soesatyo: Relaksasi DNI Tak Sesuai dengan Visi Jokowi

    "Capaian yang diraih pemerintahan Jokowi tersebut harus ditingkatkan lagi. DPR RI bersama pemerintah dan Kadin Indonesia akan terus berusaha meningkatkan ekspor dalam rangka menciptakan surplus neraca perdagangan yang berkesinambungan," kata Bambang dalam rilis di Jakarta, Kamis, 29 November 2018.

    Menurut dia, salah satu insentif yang bisa diberikan adalah berupa pemotongan atau penghilangan pajak untuk produk barang dan jasa yang diekspor.

    Politisi Golkar tersebut berpendapat bahwa dengan adanya pemberian insentif fiskal seperti itu maka akan membuat ekspor menjadi lebih menarik bagi para pelaku industri. "Sehingga, memacu mereka menghasilkan produk unggulan agar bisa bersaing di pasar dunia," kata Bambang.

    Ketua DPR RI tersebut berpendapat, insentif berupa pemotongan bea masuk untuk produk yang sifatnya bahan baku, bahan penolong atau mesin-mesin untuk mendukung industri yang berorientasi ekspor, juga perlu pula dilakukan.

    Insentif itu, ujar dia, dinilai akan menarik minat pelaku industri yang awalnya berorientasi pasar dalam negeri menjadi pelaku industri yang berorientasi ekspor.

    "Masih tingginya bea masuk untuk barang-barang impor yang menjadi bahan baku dan bahan penolong industri, mengakibatkan biaya produksi dalam negeri meningkat," katanya.

    Bambang Soesatyo
     menambahkan, dengan biaya produksi yang meningkat juga membuat berbagai produk yang berasal dari Indonesia menjadi lebih mahal dan sukar bersaing dengan produk negara lain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!