Co-Founder Traveloka Derianto Kusuma Mengundurkan Diri

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Derianto Kusuma. Youtube.com

    Derianto Kusuma. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Traveloka mengumumkan pengunduran diri salah satu pendirinya, Derianto Kusuma, dari posisinya sebagai Chief Technology Officer hari ini. Pengunduran diri itu efektif pada 30 November 2018.

    BACA: Kemudahan Sewa Mobil Online untuk Rayakan Libur Akhir Tahun

    “Deri memiliki peran yang tidak tertandingi dalam pertumbuhan dan kesuksesan Traveloka dengan perannya yang tidak hanya membangun dan membesarkan sistem dan kapabilitas teknologi yang sustainable, tapi juga organisasi yang sustainable,” kata CEO dan Co-Founder Traveloka, Ferry Unardi dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 November 2018.

    Bersama dengan pendiri Traveloka lainnya, Derianto mendirikan Traveloka pada 2012 dan berhasil membawa perusahaan ini untuk mencapai pertumbuhan yang luar biasa hingga menjadi salah satu perusahaan teknologi terkemuka di Asia Tenggara.

    BACA: Tak Perlu Antre, Inilah 4 Cara Modern Beli Tiket Kereta Api

    Menurut Ferry, Deri telah mempertimbangkan hal ini selama beberapa bulan dan mengadakan diskusi bersamanya dan para investor. "Proses serah terima pekerjaan telah dipersiapkan, dan kami akan meneruskan apa yang telah kami bangun untuk Traveloka – dengan menetapkan standar yang tinggi. Kami akan terus berkembang dan fokus untuk mencapai tujuan jangka panjang kami, menjadi perusahaan teknologi kelas dunia yang digunakan oleh jutaan orang," kata Ferry.

    Di kesempatan yang sama Derianto mengatakan perjalanannya dengan Traveloka sungguh luar biasa, dari lahirnya Traveloka, mengimplementasikan pola pikir dan kapabilitas kelas dunia di Asia Tenggara yang menawarkan para pelanggan dan mitra kami standar baru dalam kualitas dan akuntabilitas dalam seluruh operasi Traveloka, hingga mengatasi berbagai jenis tantangan dalam berbagai tahapan tumbuhnya Traveloka. "Saya senang dapat bekerja dengan semuanya dalam membawa Traveloka ke titik ini," kata Derianto.

    Derianto mengatakan Traveloka kini sedang melalui tahap transisi, pekerjaan transformasi teknologi telah selesai dengan terbentuknya tim yang kuat untuk membawa pondasi kokoh kami untuk terus maju. "Dan jalan untuk Traveloka ke depannya telah terjamin dengan pembiayaan atau investasi terbaru. Kini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk melanjutkan bab selanjutnya dari hidup saya," ujar Derianto.

    Derianto akan berfokus untuk mengembangkan usaha baru dalam kategori yang tidak bersaing dengan Traveloka.

    Traveloka adalah perusahaan berbasis teknologi terdepan di kawasan Asia Tenggara yang menyediakan beragam produk perjalanan dan gaya hidup dalam satu platform. Saat ini Traveloka menawarkan pemesanan tiket pesawat, hotel, kereta api, paket pesawat dan hotel, aktivitas dan rekreasi, konektivitas, transportasi bandara, hingga direktori kuliner.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!