Menhub Intensifkan Pemeriksaan terhadap Maskapai dan Pesawat

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menhub Budi Karya Sumadi bersama Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S dan Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan Polri Arthur Tampi memasuki RS Polri Kramat Jati untuk bertemu keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menhub Budi Karya Sumadi bersama Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S dan Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan Polri Arthur Tampi memasuki RS Polri Kramat Jati untuk bertemu keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengintensifkan pemeriksaan secara detail baik terhadap maskapai penerbangan maupun pesawat perusahaan bersangkutan.

    Baca juga: Soal DP Mobil 0 Persen, Menhub Budi Karya: Masih Saya Pelajari

    "Ini sedang berjalan, karena ini bersamaan dengan kasus Lion Air. Pada dasarnya kita akan mengintensifkan proses pemeriksaan-pemeriksaan baik terhadap maskapai maupun pesawat-pesawat itu sendiri," ujar Budi Karya Sumadi di Jakarta, Senin malam, 26 November 2018.

    Dia menjelaskan bahwa jika menemukan bukti kelalaian di pihak maskapai, Kemenhub akan memberikan sanksi berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu.

    "Proses yang kita lakukan ini memang detail sampai pemeriksaan, standar operasional dan prosedur, kompetensi, dan sebagainya," ujar Menhub.

    Pada 22 November 2018, Menhub menyatakan akan mengkaji audit keuangan maskapai untuk memastikan keuangan perusahaan bersangkutan sehat serta memenuhi kepastian faktor keselamatan.

    "Saya pikir usulan baik soal audit manajemen dan finansial, ini kita akan diskusikan dalam apa yang ada dalam aturan. Kalau belum ada itu kita tindak lanjuti," katanya usai Rapat Kerja dengan Komisi V DPR di Jakarta.

    Menhub Budi menegaskan tidak semua maskapai memiliki rekam jejak yang kurang baik.
    "Beberapa maskapai ada yang mendapatkan penghargaan," tuturnya.

    Menurut Menhub, baik maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) maupun pelayanan lengkap (full service) harus menjamin keselamatan, tidak ada toleransi (mengabaikan keselamatan).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.