Pertamina dan Jasa Marga Teken Kerja Sama Bangun SPBU

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengisi Premium ke tangki sepeda motor di salah satu SPBU di Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018. Kenaikan harga minyak dunia menyebabkan Pertamina menaikkan harga BBM non-subsidi, Pertamax, menjadi Rp 10.400 per liter, Pertamax Turbo Rp 12.250 per liter, Pertamina Dex Rp 11.850 per liter, Dexlite Rp 10.500 per liter, dan Biosolar Non-PSO Rp 9.800 per liter. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Petugas mengisi Premium ke tangki sepeda motor di salah satu SPBU di Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018. Kenaikan harga minyak dunia menyebabkan Pertamina menaikkan harga BBM non-subsidi, Pertamax, menjadi Rp 10.400 per liter, Pertamax Turbo Rp 12.250 per liter, Pertamina Dex Rp 11.850 per liter, Dexlite Rp 10.500 per liter, dan Biosolar Non-PSO Rp 9.800 per liter. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) meneken perjanjian kerjasama dengan PT Jasa Marga (Persero) mengenai penyediaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di rest area jalan tol. Sekretaris Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Imam Apriyanto Putro mengatakan kerjasama ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan khususnya bahan bakar.

    "Setelah Bu Menteri Rini Soemarno melakukan jelajah tol Trans Jawa kemarin meminta agar Pertamina bisa membuat SPBU di rest area yang dikelola Jasa Marga. Sama-sama BUMN, tapi susah ketemunya (kerjasama) kalau tidak sama Bu Menteri," kata Imam saat melakukan tanda tangan kerjasama di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin, 26 November 2018.

    Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas’ud Khamid dan Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan. Penandatanganan disaksikan oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, di Kantor Kementerian BUMN.

    Seremoni penandatanganan ini juga disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Deputi Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro.

    Imam mengatakan nantinya Pertamina dan Jasa Marga akan bekerjasama untuk membangun sebanyak 10 SPBU di tempat peristirahatan di sepanjang jalan tol Trans Jawa. SPBU tersebut ditargetkan akan mulai beroperasi pada Mei 2019.

    Tak hanya di Jawa, perjanjian ini juga berisi rencana keduanya untuk membangun SPBU di tol Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi yang dikelola Jasa Marga dan kelompok usaha. Ditargetkan sebanyak 6 SPBU akan dibangun ketiga wilayah itu masing-masing dua setiap pulau. Untuk Sumatra akan dibangun di Medan, Kualanamu dan Tebing Tinggi, Kalimantan di Samarinda dan Balikpapan serta Sulawesi di tol Manado dan Bitung.

    Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, kerja sama ini adalah langkah strategis untuk mempercepat konektivitas darat. Sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membeli BBM di sepanjang ruas tol yang telah berfungsi.

    “Anak perusahaan Pertamina yaitu PT Pertamina Retail membangun SPBU di seluruh Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera. SPBU tersebut akan menyediakan seluruh jenis BBM untuk transportasi darat, baik Pertamax Series, DEX series maupun Premium dan Solar," kata Nicke dalam acara yang sama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.