Kurs Rupiah di Jisdor Menguat Jadi Rp 14.551 per Dolar AS

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai bank menghitung uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar dan uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di kantor pusat Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018. Nilai tukar rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, 20 Agustus 2018, bergerak melemah 20 poin ke level Rp 14.592 dibanding sebelumnya Rp 14.572 per dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    Pegawai bank menghitung uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar dan uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di kantor pusat Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018. Nilai tukar rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, 20 Agustus 2018, bergerak melemah 20 poin ke level Rp 14.592 dibanding sebelumnya Rp 14.572 per dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat hari ini, Senin, 26 November 2018. Dalam situs resmi Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR tercatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di angka Rp 14.551 pada 26 November 2018.

    Baca juga: Hari Ini Rupiah Diprediksi Menguat ke Rp 14.500 per Dolar AS

    Angka tersebut menunjukkan penguatan 1 poin dari nilai sebelumnya yang sebesar Rp 14.552 pada 23 November 2018. Sedangkan pada 26 November 2018, kurs jual US$ 1 terhadap rupiah, yaitu Rp 14.624 dan kurs beli Rp 14.478.

    Angka Rp 15 ribu per dolar AS pertama kali terjadi pada 3 Oktober 2018. Sedangkan pada pergerakan Jumat, 2 November kembali menyentuh Rp 14 ribu.

    Analis Panin Sekuritas William Hartanto memprediksi rupiah menguat hari ini. William memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp 14.500 - Rp 14.550 per dolar AS.

    Menurut William, dalam pergerakan sepekan lalu, rupiah solid sekali untuk menuju Rp 14.500. Dia yakin, meski belum ada sentimen kuat dari dalam negeri, pergerakan rupiah hari ini akan menguat.

    "Hari ini sentimen dalam negeri belum ada, sedangkan dari luar hanya ada kabar mengenai brexit yang hubungannya hampir tidak ada terhadap rupiah," kata William saat dihubungi, Senin.

    Namun, kata William, secara teknikal rupiah masih berusaha menjebol resistance Rp 14.500 untuk melanjutkan penguatannya.

    Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada juga memperkirakan rupiah menguat hari ini. Reza memprediksi rupiah bergerak di kisaran Rp 14.543 - Rp 14.527 per dolar AS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.