Saat Jokowi Diajak Pedagang Lihat Pasar Becek di Bandar Lampung

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat di Lampung Timur untuk bertemu dengan para kepala desa se Provinsi Lampung pada Jumat, 23 November 2018. Foto: Istimewa.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat di Lampung Timur untuk bertemu dengan para kepala desa se Provinsi Lampung pada Jumat, 23 November 2018. Foto: Istimewa.

    TEMPO.CO, Bandar Lampung - Sejumlah pedagang Pasar Smep, Tanjung Karang, Provinsi Lampung mengadu kepada Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo atau Jokowi, tentang pembangunan pasar yang tidak selesai.

    Baca juga: Cerita Jokowi Jalan Sehat dan Temui Kepala Desa di Lampung

    Sejumlah perwakilan Himpunan Pedagang Pasar Smep mengajak Jokowi saat dia "blusukan" ke pasar Gintung pada Sabtu pagi, 24 November 2018.

    Wakil Ketua Perhimpunan Pasar Smep, Sarbini, menyampaikan permasalahan terkait pembangunan pasar yang terkendala sejak 2013. Sarbini mengajak Jokowi melihat langsung pasar yang berkondisi becek itu.

    "Minta dibangun kembali. Sudah 6 tahun terbengkalai, kasihan keluarga kita, sejak tahun 2013," ungkap Sarbini, menyampaikan.

    Dia menjelaskan karena bangunan belum ada, maka penjual banyak yang berdagang di pinggir jalan.

    "Mayoritas pedagang di himpunan kita sudah bayar. Masalahnya pembangunan Smep tidak berjalan," ucap Sarbini.

    Jokowi pun memperhatikan masalah itu dengan meminta kontak perhimpunan pedagang untuk ditindaklanjuti.

    Jokowi blusukan ke Pasar Gintung dan Pasar Smep, Tanjung Karang pada Sabtu pagi untuk meninjau harga komoditas.

    Selain itu, Jokowi menghadiri jalan sehat bertajuk "Sehat Bersama #01JokowiLagi" di Tugu Adipura, Kota Bandarlampung.

    Kemudian Jokowi juga menghadiri Rakerda Tim Kampanye Daerah dan konsolidasi caleg yang akan dihadiri oleh sekitar 2.000 orang di Graha Wangsa.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.