Krakatau Steel Pasok Baja ke BUMN Karya untuk Infrastruktur

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di dalam pabrik baru Federal Oil, di kawasan industri Krakatau Steel, Cilegon, Banten, Rabu 23 Agustus 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    Suasana di dalam pabrik baru Federal Oil, di kawasan industri Krakatau Steel, Cilegon, Banten, Rabu 23 Agustus 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. menandatangani kerjasama dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara yang membangun infrastruktur atau BUMN Karya. Kerja sama ini dilakukan berkaitan dengan pasokan baja dari Krakatau Steel kepada sejumlah BUMN Karya terkait pembangunan infrastruktur.

    Baca: Pendapatan Krakatau Steel Naik 7,76 Persen pada 2017

    Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan kerjasama ini merupakan bukti adanya komitmen dari BUMN Karya terhadap kualitas bangunan yang dihasilkan. "BUMN Karya tidak mau kompromi soal kualitas, sehingga pakai produk kami. Dan di Indonesia, baja dari Krakatau Steel menjadi acuan," kata Silmy saat memberikan sambutan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat, 23 November 2018.

    Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Head of Agreement antara Krakatau Steel dengan enam BUMN Karya. Keenamnya adalah PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Nindya Karya (Persero).

    Adapun, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim, Direktur Utama Nindya Karya Indradjaja Manopol, Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana, Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra, dan Direktur Operasional II Hutama Karya Suroto.

    Silmy mengatakan sebagai produsen baja terbesar, ia berkomitmen untuk ikut memacu pembangunan infrastruktur lewat kualitas baja yang baik. Ia menuturkan, adanya kebutuhan baja yang terus meningkat dari tahun ke tahun merupakan cerminan dari berkembangnya geliat pertumbuhan infrastruktur.

    Beberapa proyek infrastruktur negara yang telah didukung dengan baja Krakatau Steel berada di sektor transportasi maupun energi. Diantaranya Jakarta-cikampek Elevated Toll, proyek pembangunan menara listrik 35.000 MW, Light Rapid Transit (LRT), produksi kereta Api di Inka, dan lainnya.

    Sementara itu, penandatanganan ini disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno dan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius K. Ro.

    Fajar Harry mengatakan dirinya mengapresiasi para BUMN yang telah melakukan sinergi untuk dengan adanya kerjasama ini. Kerjasama ini diharapkan bakal menguatkan peran BUMN sebagai agen pembangunan.

    "Kerja sama antara Krakatau Steel dan BUMN - BUMN Karya ini sebenarnya sudah berjalan sejak lama. Namun ditegaskan kembali dalam bentuk sinergi yang lebih kuat dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur Nasional,” kata Fajar dalam acara yang sama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.