Tim Prabowo Janji soal Gaji Guru, Mendikbud Sebut 2 Hal Penting

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. TEMPO/M. Iqbal Ichsan

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. TEMPO/M. Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernyataan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera yang menjanjikan bakal menaikkan gaji guru menjadi Rp 20 juta menjadi viral. Belakangan Mardani menyampaikan bahwa hal ini adalah usul pribadinya kepada Prabowo-Sandiaga.

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy punya pendapat tersendiri terkait gaji guru. Pendapatan guru, menurut dia, harus mencerminkan pemerataan dan keadilan bagi para guru dalam menjalankan kewajibannya.

    "Yang kita tata sekarang bagaimana supaya pendapatan guru ada pemerataan dan keadilan antara porsi kerja, masa kerja, beban kerja, itu betul-betul mencerminkan honor atau penghargaan yang diberikan kepada yang bersangkutan," kata Muhadjir dalam Rapat Koordinasi Penataan Guru dan Tenaga Kependidikan Region II, Jakarta, Kamis, 22 November 2018.

    Dengan gaji guru yang ditambah tunjangan profesi, menurut Muhadjir, maka para guru harus meningkatkan profesionalismenya. "Guru yang bersertifikat bukan berarti menikmati tunjangan profesi. Tunjangan profesi itu untuk meningkatkan profesionalisme mereka," tuturnya.

    Muhadjir mencontohkan, dengan mendapatkan tunjangan profesi itu, guru-guru yang sudah bersertifikat seharusnya memiliki beban tambahan untuk membimbing guru-guru yang belum mendapat sertifikat. Kemendikbud dalam hal ini tetap berfokus pada peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru karena guru adalah pondasi dalam pendidikan.

    Lebih jauh, menurut Muhadjir, guru bertugas mengkreasikan dan mengkondisikan jalannya suatu kegiatan belajar mengajar meskipun dalam keadaan darurat bahkan dengan sarana dan prasarana yang kurang memadai. Jika belum ada bangunan sekolah atau bangunan sekolah rusak, maka kegiatan dapat dilakukan di bangunan sementara seperti ruko.

    Meski begitu, posisi guru profesional tidak tergantikan. Sebab, menurut Muhadjir, guru yang profesional berperan penting dalam mendidik anak bangsa yang merupakan penentu masa depan bangsa.

    Baca: Tim Prabowo Janji Gaji Guru 20 Juta, Sri Mulyani: Dihitung Saja

    Untuk itu, kata Muhadjir, para guru memiliki andil yang besar dalam menjalankan roda pendidikan di Tanah Air dan mencetak generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak. Dengan peranan yang besar itu, maka sudah sepatutnya guru diberikan penghargaan termasuk terkait pendapatan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wacana Liberalisasi Penerbangan, Pemerintah Undang Maskapai Asing

    Pemerintah membuka wacana liberalisasi penerbangan dengan mengundang maskapai asing untuk mengoperasikan rute domestik demi memperketat kompetisi.