Rupiah Menguat Dipicu Paket Kebijakan Ekonomi ke-16

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang Rupiah. Brent Lewin/Bloomberg via Getty Images

    Ilustrasi mata uang Rupiah. Brent Lewin/Bloomberg via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis pasar uang Bank Mandiri Reny Eka Putri memperkirakan rupiah menguat hari ini. Reny memprediksi rupiah bergerak di kisaran Rp 14.541 - Rp 14.633 per dolar Amerika Serikat.

    BACA: BI: Arus Modal Masuk Rp 24 T Sejak Awal November Kuatkan Rupiah

    Reny mengatakan salah satu faktor yang menguatkan rupiah hari ini, yaitu sentimen positif dari kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia dan paket kebijakan ke 16. "Karena respons positif investor atas kenaikan suku bunga acuan BI dan paket kebijakan XVI masih berlanjut, sementara minim sentimen positif dari AS menjelang libur thanksgiving besok," kata Reny saat dihubungi Rabu, 21 November 2018.

    BACA: BI Jelaskan Faktor-faktor Rupiah Menguat di Level Rp 14.500

    Analis Panin Sekuritas William Hartanto juga memprediksi rupiah menguat hari ini. William memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp 14.500 - Rp 14.700 per dolar AS.

    William mengatakan beberapa faktor yang mempengaruhi rupiah justru cenderung dari eksternal. "Beberapa faktor eksternal seperti harga minyak jatuh, dan kembali panasnya AS dan Cina membuat pelaku pasar melirik kembali dolar AS, tapi secara teknikal dolar AS masih akan melemah. Dengan kata lain, rupiah yang akan menguat," kata William.

    Senior Technical Portfolio Advisor PT Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih juga memprediksi rupiah menguat hari ini. Alfatih memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp 14.473- Rp 14.650 per dolar AS. "Masih efek kenaikan suku bunga BI," kata Alfatih.

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat pada Senin. Dalam situs resmi Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR tercatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di angka Rp 14.586 pada 19 November 2018.

    Angka tersebut menunjukkan penguatan 8 poin dari nilai sebelumnya yang sebesar Rp 14.594 pada 16 November 2018. Sedangkan pada 19 November 2018, kurs jual US$ 1 terhadap rupiah, yaitu Rp 14.659 dan kurs beli Rp 14.513.

    Angka Rp 15 ribu per dolar AS pertama kali terjadi pada 3 Oktober 2018. Sedangkan pada pergerakan Jumat, 2 November 2018, rupiah kembali menyentuh Rp 14 ribu.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.