Sri Mulyani Jawab Kritik Prabowo Soal Ketimpangan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutan saat menghadiri Remark Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA) - LPEI Cocktail pada rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di The Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Selasa 9 Oktober 2018. ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Jefri Tarigan

TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi kritikan yang kerap dilontarkan Calon Presiden Prabowo Subianto terkait kesenjangan di masyarakat. Bekas Direktur Bank Dunia itu mengatakan landasan pemerintah berbicara soal kesenjangan adalah koefisien gini. "Itu sudah dipakai di seluruh dunia," ujar dia di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Tangerang Selatan, Ahad, 18 November 2018.

Baca: Tahun Pemilu, Sri Mulyani Sebut Banyak Politikus Janjikan Belanja

Sri Mulyani berujar pemerintah terus melakukan upaya untuk menekan kesenjangan agar tidak semakin melebar. Misalnya saja dari sisi perpajakan, ia mengatakan pemerintah telah membuat aturan bahwa penduduk yang kaya dipajaki lebih besar ketimbang biasanya, sementara para penduduk miskin mendapat bantuan pemerintah. "Sehingga, dengan demikian kita lihat gini koefisien juga sudah mulai menurun, dari 0,41 menjadi 0,38," ujar dia.

Sejumlah program, ujar Sri Mulyani, juga dilaksanakan untuk penduduk dengan 40 persen terbawah dalam hal kekayaan. Intervensi yang dilakukan pemerintah antara lain dengan Kartu Indonesia Pintar, dana desa, program keluarga harapan, Kartu Indonesia Sehat, hingga bidik misi. "Itu kan dipakai terutama untuk yang 40 persen terbawah."

Program-program tersebut, kata Sri Mulyani, ke depannya bakal terus diperbaiki. Ia menekankan dari sisi perpajakan, penduduk yang kaya kepatuhannya bakal terus ditingkatkan dengan program-program reformasi perpajakan, salah satunya dengan menjalin kerjasama internasional.

Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan 99 persen masyarakat mengalami hidup pas-pasan bahkan bisa dikatakan sangat sulit. Alasannya, kurang dari 1 persen bangsa Indonesia yang menikmati kekayaan negara ini.

"Bahwa yang menikmati kekayaan di Indonesia adalah kurang dari 1 persen bangsa Indonesia dan yang 99 persen mengalami hidup pas-pasan bahkan bisa dikatakan sangat sulit," kata dia.

Kritik Prabowo itu juga sempat ditanggapi oleh sang inkumben, Presiden Joko Widodo. Ia mempertanyakan klaim dari pesaingnya itu. "Ada yang ngomong 99 persen rakyat kita hidup miskin, pas-pasan. Itu 99 persen angka dari mana," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada calon legislatif dari partai politik koalisi yang mendukungnya di Grand Asrilia, Bandung, Sabtu, 10 November 2018.

Jokowi mengatakan, pernyataan tersebut tak tepat. Dia mencontohkan penjualan mobil yang mencapai 1,1 juta unit per tahun. Sebanyak 6,5 juta unit motor juga terjual setiap tahunnya. "Beli pakai apa sepeda motor sama mobil? Ya kan pake uang kan," katanya.

Jokowi juga membeberkan angka kemiskinan yang selalu turun sejak 2015. Saat itu angkanya sebesar 11,1 persen lalu menurun menjadi 10,7 persen di 2016. Angka kemiskinan pada 2017 kembali menurun hingga satu digit yaitu 9,8 persen.

CAESAR AKBAR | VINDRY FLORENTIN






Sri Mulyani Siapkan Rp 25,01 Triliun dari APBN untuk Pemilu Serentak 2024, Ini Rinciannya

1 jam lalu

Sri Mulyani Siapkan Rp 25,01 Triliun dari APBN untuk Pemilu Serentak 2024, Ini Rinciannya

Sri Mulyani menyatakan telah menyiapkan anggaran Rp 25,01 triliun dari APBN untuk mendukung pemilu serentak pada tahun 2024. Seperti apa rinciannya?


PSI Apresiasi Postur APBN 2023, Dinilai Dukung Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

4 jam lalu

PSI Apresiasi Postur APBN 2023, Dinilai Dukung Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

PSI mengapresiasi postur APBN 2023 karena dinilai mendukung peningkatan kualitas SDM Indonesia


Terkini Bisnis: Bulog Tak Dapat Kuota Impor Gula, Sri Mulyani Jelaskan Nasib Ekonomi RI 2023

6 jam lalu

Terkini Bisnis: Bulog Tak Dapat Kuota Impor Gula, Sri Mulyani Jelaskan Nasib Ekonomi RI 2023

Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Jumat sore, 3 Februari 2023, dimulai dari Bulog tak mendapat kuota impor gula konsumsi pada tahun ini.


Terkini: Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Baik-baik Saja, KPPU Mulai Usut Penjualan Bersyarat Minyakita

11 jam lalu

Terkini: Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Baik-baik Saja, KPPU Mulai Usut Penjualan Bersyarat Minyakita

Sri Mulyani sebut ekonomi RI baik-baik saja, KPPU mulai usut penjualan bersyarat Minyakita di daerah.


Bantah Situasi Ekonomi Indonesia 2023 Gelap, Sri Mulyani: yang Tidak Baik-baik Saja di Sana

12 jam lalu

Bantah Situasi Ekonomi Indonesia 2023 Gelap, Sri Mulyani: yang Tidak Baik-baik Saja di Sana

Menteri Keuangan Ekonomi Sri Mulyani kembali menyinggung soal kondisi perekonomian global 2023 yang diprediksi gelap gulita.


Sri Mulyani Ungkap Keengganan Masyarakat Kembali Kerja di Luar Rumah Jadi Penyebab Inflasi

13 jam lalu

Sri Mulyani Ungkap Keengganan Masyarakat Kembali Kerja di Luar Rumah Jadi Penyebab Inflasi

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pandemi Covid-19 tidak hanya menimbulkan luka dalam tetapi jua menimbulkan dampak baru dari cara masyarakat bersikap.


Terpopuler: Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Soal F1 Powerboat, PayPal Akan PHK 2.000 Karyawan

18 jam lalu

Terpopuler: Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Soal F1 Powerboat, PayPal Akan PHK 2.000 Karyawan

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 2 Februari 2023 dimulai dari teguran Presiden Jokowi ke Luhut soal Event F1 Powerboat.


Sri Mulyani Minta Alumnus LPDP Kembali ke Tanah Air: Khawatir Makin Pintar Terus Lupa jadi Orang Indonesia

1 hari lalu

Sri Mulyani Minta Alumnus LPDP Kembali ke Tanah Air: Khawatir Makin Pintar Terus Lupa jadi Orang Indonesia

Sri Mulyani Indrawati punya harapan besar kepada alumnus penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Apa itu?


Terkini: Buwas, Sri Mulyani, Luhut, Bahlil, dan Zulhas

1 hari lalu

Terkini: Buwas, Sri Mulyani, Luhut, Bahlil, dan Zulhas

Berita-berita terkini ekonomi dan bisnis pada Kamis siang hingga sore ini dimulai dari Dirut Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas.


Sri Mulyani Masuk Bursa Calon Gubernur BI, Ekonom: Soal Pengalaman Bagus, tapi ...

1 hari lalu

Sri Mulyani Masuk Bursa Calon Gubernur BI, Ekonom: Soal Pengalaman Bagus, tapi ...

Direktur Celios menanggapi nama Sri Mulyani Indrawati yang diisukan masuk dalam bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI).