Operator Taksi Online Diminta Patuhi Kesepakatan dengan Pengemudi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menhub Budi Karya Sumadi bersama Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S dan Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan Polri Arthur Tampi memasuki RS Polri Kramat Jati untuk bertemu keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menhub Budi Karya Sumadi bersama Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S dan Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan Polri Arthur Tampi memasuki RS Polri Kramat Jati untuk bertemu keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau para operator angkutan online termasuk taksi online untuk melakukan perbaikan dan tidak melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan kesepakatan.

    Baca juga: Kemenhub Sebut UMKM Bisa Kelola Bisnis Taksi Online

    "Kita ingin pengertian itu ada, tapi memang tampaknya ada operator yang ingin spekulasi, melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Oleh karena itu saya mengimbau operator harus melakukan perbaikan. Kedua, para pengemudi juga diimbau agar jangan bersikap frontal, cari cara-cara yang lebih bersifat elegan. Kami akan mempertemukan mereka," ujar Menhub di Curug, Tangerang, Minggu.

    Menhub menjelaskan bahwa pihaknya sebetulnya sudah mengantisipasi demonstrasi-demonstrasi dari pengemudi transportasi online sejak awal dengan menginventarisasi pendapat dari semua pihak, baik itu penumpang maupun pengemudi.

    Aspirasi tersebut sudah diserap oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan telah diserahkan kepada para operator taksi online.

    Terkait apakah Kemenhub akan menjatuhkan sanksi kepada operator yang bermasalah tersebut, Budi menegaskan jika mereka sudah berlebihan maka dirinya akan memberikan sanksi kepada operator tersebut.

    "Satu waktu kalau mereka (operator) sudah berlebihan, kita akan menjatuhkan sanksi," ujar Menhub usai menutup Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (DPM) di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI).

    Pada Selasa, 13 November 2018, telah terjadi unjuk rasa para pengemudi angkutan "online" yang tergabung dalam Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) di depan Gedung Lippo, kantor Grab Indonesia, yang membuat kemacetan di Jalan Rasuna Said, Jakarta.

    Aksi ini mengundang keprihatinan Menhub yang meminta para pengemudi taksi online itu untuk tetap mengutamakan aspek kedisiplinan dan ketertiban lalu lintas saat melancarkan unjuk rasa ke depannya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.