Kemenperin Cari Perusahaan Terbaik yang Jadi Rujukan Industri 4.0

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha menyerahkan bantuan ke korban Gempa Palu secara simbolik kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Sulawesi Tengah Jemmy Fischer. Dok Yamaha

    Yamaha menyerahkan bantuan ke korban Gempa Palu secara simbolik kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Sulawesi Tengah Jemmy Fischer. Dok Yamaha

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian sedang melakukan pemilihan terhadap perusahaan-perusahaan yang juara di sektornya yang siap menerapkan teknologi industri 4.0. Program pemilihan perusahaan merupakan salah satu tahap implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

    Simak: Faisal Basri: Sektor Pertanian Turun, Industri Manufaktur Memble

    "Upaya strategis tersebut untuk menjadi percontohan sehingga dapat mengajak manufaktur lain melihat manfaat positif dari penerapan industri 4.0," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangannya diterima di Jakarta, Minggu 18 November 2018.

    Airlangga menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan kerja di PT Schneider Electric Manufacturing Batam (PT SEMB). Airlangga menuturkan industri 4.0 memberikan peluang untuk merevitalisasi sektor manufaktur agar lebih efisien dan menghasilkan produk berkualitas. Karena itu, pemerintah selaku pembuat kebijakan akan terus memfasilitasi kebutuhan riil sektor industri prioritas dalam mengadopsi teknologi industri 4.0 secara optimal," kata dia.

    Berdasarkan Making Indonesia 4.0, ada lima sektor manufaktur yang akan dijadikan pionir, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, serta elektonika.

    "Kelompok manufaktur ini mampu memberikan kontribusi sebesar 65 persen terhadap total ekspor, kemudian menyumbang 60 persen untuk PDB, dan 60 persen tenaga kerja industri ada di lima sektor tersebut," ungkapnya.

    Di sektor industri elektronika, PT SEMB ditunjuk oleh Kemenperin sebagai lighthouse implementasi industri 4.0 di Indonesia karena memiliki banyak pengalaman dan kompetensi dalam mendirikan fasilitas smart factory serta journey transformasi digital. Sebuah lighthouse atau champion akan menjadi role model sekaligus juga mitra dialog pemerintah dalam implementasi industri 4.0 di Indonesia," imbuhnya.

    Untuk itu, Kemenperin bersama PT SEMB menandatangani Nota Kesepahaman tentang pengembangan dan penerapan teknologi industri 4.0 dalam rangka implementasi Making Indonesia 4.0.

    Tujuannya untuk mengembangkan, meningkatkan keterampilan dan optimalisasi penggunaan teknologi industri 4.0 oleh pelaku industri di Indonesia.

    Penandatanganan Nota Kesepahaman itu dilakukan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara serta Vice President PT SEMB Gabriel De Tissot, dengan disaksikan langsung Menperin dan Senior Vice President Global Supply Chain Schneider Electric untuk Asia Timur dan Jepang, Jim Tobojka.

    Menurut Airlangga, kolaborasi dengan berbagai mitra yang berkompeten di bidang transformasi digital seperti PT SEMB merupakan bagian dari penguatan kebijakan Kemenperin dalam upaya mempercepat implementasi industri 4.0 di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.