Sandiaga Uno Ingin Lihat Gudeg Yu Djum di New York

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengunjungi sentra kerajinan industri kayu dan tanduk Subur Souvenir di Pucang Secang, Magelang, Sabtu, 17 November 2018. Foto: Istimewa

    Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengunjungi sentra kerajinan industri kayu dan tanduk Subur Souvenir di Pucang Secang, Magelang, Sabtu, 17 November 2018. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menyatakan bakal menggeliatkan laju usaha mikro kecil menengah (UMKM) lewat Gerakan Ekonomi Rakyat One Kabupaten/Kota One Center for Entrepreneurahip (Gerak OK OCE).

    Baca juga: Blusukan ke Sentra Perak Yogya, Sandiaga Sarankan ini ke Perajin

    Program OK OCE, ujar Sandi, akan difungsikan penuh sebagai wadah untuk mendorong produk-produk UMKM tanah air mendapatkan jaminan pasar lebih baik. Tentu saja itu dilakukan jika Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berhasil memenangkan pilpres 2019.

    "Produk-produk UMKM kita sebenarnya sangat-sangat cocok untuk dipasarkan di luar negeri karena sangat kompetitif," ujar Sandiaga di sela dialog dengan perajin perak di Kotagede Yogya Jumat 16 November 2018.

    Sandiaga melihat kualitas produk produk UMKM seperti industri kerajinan tak kalah dengan kreativitas perajin manca negara. Sandi menuturkan pemerintah sebenarnya tinggal memberi peluang UMKM di tanah air itu berkembang terutama melakukan ekspor ke luar.

    "Saya yakin dengan kerja sama luar negeri yang baik, dan kebetulan saya juga punya networking luar negeri yang banyak, produk perajin perak seperti di Kotagede ini bisa dibukakan pasarnya," ujar Sandi.

    Terlebih dengan adanya program OK-OCE, ujar Sandi, tahap untuk membuat produk UMKM Indonesia mendunia bisa lebih dipersiapkan. Baik dalam jangka pendek dan menengah. Misalnya dengan mulai membangunkan industrinya di dalam negeri.

    Produk UMKM seperti halnya kerajinan perak di Kotagede dan lainnya, menurut Sandi, bisa dibukakan pasar ekspor yang menjanjikan. Seperti ke Cina dan negara di kawasan Asia Utara yang saat ini kemampuan daya belinya sedang baik atau tinggi.

    "Kita tinggal kemas produk UMKM yang ada kemudian siapkan langkah brandingnya," ujarnya.

    Sandi mencontohkan keberhasilan program OK OCE dalam membukakan keran ekspor. Misalnya pada industri sarung tangan golf merek OK OCE buatan Yogyakarta yang diekspor ke Korea Selatan.

    Sandi pun berharap makin banyak produk UMKM lain tanah air mendapatkan pasar yang menjanjikan khususnya ekspor. "Saya ingin melihat ada Gudeg Yu Djum di New York, Ayam Goreng Suharti di Inggris," ujar Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.