Cerita Ruhut Sitompul Cek Klaim Titiek Soeharto 50 Ribu Dapat Apa

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, seusai menghadiri acara Ngobrol Berama 300 Jenderal dan Tokoh Intelektual di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu, 22 September 2018. TEMPO.CO/Francisca Christy Rosana

    Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, seusai menghadiri acara Ngobrol Berama 300 Jenderal dan Tokoh Intelektual di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu, 22 September 2018. TEMPO.CO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Solo - Di tengah kontroversi pernyataan Titiek Soeharto soal Rp 50 ribu dapat apa, juru bicara Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul, blusukan ke Pasar Gedhe, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 16 November 2018. Ruhut mengecek harga sejumlah barang kebutuhan pokok.

    Simak: Titiek Soeharto Kritik Jokowi: Dari Beras Sampai Cangkul Diimpor

    Ruhut pada kesempatan tersebut berdialog dengan para pedagang dan pengunjung untuk memastikan uang Rp 50 ribu bisa untuk belanja sejumlah barang kebutuhan pokok.

    Sebelumnya Titiek yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya menyatakan uang Rp50.000 sekarang tidak cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

    Menurut Ruhut, dia sengaja datang ke Pasar Gedhe Solo dan berdialog dengan para pengunjung dan pedagang di pasar, ternyata dengan uang Rp50 ribu bisa mendapatkan daging ayam, beras, bawang putih, dan cabai.

    Bahkan, kata Ruhut, uang tersebut masih ada kembalinya untuk ongkos parkir kendaraan di pasar di Solo ini.

    "Saya juga kaget masyarakat sangat terbuka, memang kadang ada harga barang yang naik, tetapi hal itu, karena kondisi alam. Jadi bukan karena masalah ekonomi. Jika sedang musim hujan kadang produksi menurun, tetapi jika pasokan lancar harga kembali turun normal," kata Ruhut.

    Ruhut mencontohkan harga bawang putih di Pasar Gedhe Solo dari Rp 20 ribu per kilogram turun menjadi Rp 18 ribu per kg. Harga beberapa barang kebutuhan pokok di Solo masih normal.

    "Saya kira harga di pasar-pasar yang ada di Solo dan Jateng lainnya juga demikian," katanya.

    Kendati demikian, Ruhut memohon siapa pun para tokoh jangan menakut-nakuti rakyat. Seolah-olah uang rupiah itu, seperti tidak ada artinya lagi. Padahal, uang sebesar Rp 50 ribu masih berharga bagi rakyat.

    Untuk membandingkan pernyataan Titiek Soeharto soal Rp 50 ribu dapat apa, berikut daftar harga beberapa barang kebutuhan pokok lainnya di Pasar Gedhe Solo. Daging ayam dijual stabil Rp 32 ribu per kg, telor Rp 21 ribu/kg, bawang merah Rp 30 ribu/kg, cabai keriting Rp 30 ribu/kg, rawit merah Rp 30 ribu/kg, rawit hijau Rp 18 ribu/kg, daging sapi Rp 100 ribu/kg, dan beras harga dari Rp 10.500/kg hingga Rp 12 ribu/kg.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.