Dampak Kebijakan Tarif PPh 22, Impor Barang Mewah Merosot

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BI: Impor Barang Mewah Harus Dibatasi

    BI: Impor Barang Mewah Harus Dibatasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Keuangan menyebut kebijakan menaikkan tarif Pajak Penghasilan Pasal 22 untuk 1.147 barang impor mulai memperlihatkan dampak positif. Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi menyebut kesimpulan itu diambil dari analisis statistik dampak Peraturan Menteri Keuangan nomor 110 tahun 2017.

    Simak: Sudirman Said Sindir Konflik Antar Menteri Gara-gara Impor Beras

    "Secara umum kami melihat kebijakan kenaikan tarif PPh 2,5 ke 7,5 persen, 7,5 ke 10 persen telah memberikan dampak positif," ujar Heru di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis malam, 15 November 2018.

    Berdasarkan catatan Heru, devisa impor harian rata-rata pasca penerapan kebijakan tersebut mengalami penurunan. Bila sebelumnya, pada rentang 1 Januari 2018 - 12 September 2018 devisa impor harian tercatat US 31,1 juta, pada periode 13 September 2018 - 11 November 2018 angkanya merosot menjadi US$ 18,3 juta. 

    Artinya, berdasarkan angka tersebut, tampak ada penurunan angka pada impor harian mencapai 41,05 persen. "Penurunannya hampir separuhnya," ujar Heru. Secara komposisi, impor 1.147 Hs itu sebelumnya 4,0 persen dan merosot ke angka 3,4 persen.

    Apabila dilihat lebih terperinci, penurunan terjadi di seluruh kelompok impor, yakni kelompok bahan penolong, barang konsumsi, hingga barang mewah. Devisa impor harian rata-rata pada kelompok barang penolong yang sebelumnya US$ 15,99 juta merosot 39,22 persen menjadi US$ 9,65 juta.

    Sementara pada barang konsumsi angka devisa impor harian rata-rata turu, 32,29 persen dari US$ 4,85 juta menjadi US$ 3,22 juta. Penurunan terbesar terjadi pada devisa impor harian barang mewah. Angka itu turun 49,54 persen dari US$ 10,27 juta menjadi US$ 5,46 juta. 

    Bila dilihat secara bulanan, Heru mengatakan kebijakan PMK 110/2018 terindikasi menurunkan impor barang mewah sebesar 9,90 persen dari US$ 364,15 juta pada periode 13 Agustus - 11 Oktober 2018 menjadi US$ 328,11 juta pada periode 13 September - 11 November 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.