Kemenhub: Batik Air Buka Rute Samarinda ke Jakarta 21 November

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Batik Air dan Lion Air. TEMPO/Imam Sukamto

    Pesawat Batik Air dan Lion Air. TEMPO/Imam Sukamto

    Jakarta- Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana Banguningsih Pramesti mengatakan penerbangan dari Bandara APT Pranoto Samarinda, menuju Jakarta sudah diaktifkan dengan maskapai Batik Air yang akan melakukan penerbangan perdananya pada 21 November 2018.

    Baca juga: Batik Air Beli Pesawat Airbus Baru A320

    "Saya bersyukur, maskapai nasional merespon dengan cepat untuk melayani masyarakat Samarinda dan sekitarnya dengan adanya penerbangan langsung ke Jakarta dari APT Pranoto", ujar dia, Rabu, 14 November 2018.

    Polana menjelaskan Batik Air akan menerbangi rute penerbangan langsung dari dan ke Jakarta sebanyak 5 kali dalam seminggu menggunakan pesawat udara jenis Airbus A320 dengan kapasitas 156 seat. Penerbangan itu akan dibuka pada 21 November 2018.

    Batik Air, kata Polana, akan terbang langsung ke Jakarta, seminggu 5 kali pergi pulang dengan pesawat jenis Airbus A320. Dia berharap dengan adanya penerbangan dari Samarinda, dapat menggerakkan perekonomian di Bontang, Sangata, dan Tenggarong.

    Selain Batik Air, Polana berujar, ada beberapa maskapai lain yang melayani rute Samarinda ke beberapa tujuan. Seperti Travel Express melayani Samarinda-Berau 7 kali dalam seminggu, Samarinda-Melak 7 kali seminggu dan Samarinda-Tanjung Selor 3 kali seminggu. "Semuanya menggunakan pesawat udara jenis ATR 42 dengan kapasitas 42 seat," ucap Polana.

    Kemudian, Polana menambahkan, Susi Air melayani rute Samarinda-Balikpapan setiap hari, dengan pesawat udara jenis cessna dengan kapasitas 12 seat. Wings Air, kata Polana, juga telah beroperasi melayani rute Samarinda- Berau setiap hari.

    Pada 25 Oktober 2018, Presiden Joko Widodo atau Jokowi, telah meresmikan Bandara APT Pranoto pada 25 Oktober 2018. Di sana dia meminta rute penerbangan dari Samarinda ke Jakarta harus dibuka. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, langsung menyanggupi untuk membuka rute penerbangan tersebut.

    Baca berita Batik Air lainnya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.