Pembangunan Terminal Bandara Mozes Kilangin Timika Dikebut

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Upacara Adat yang dilakukan warga suku Amungme, sebelum pengoperasian pesawat Mimika Air, di Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (2/12). Tempo/Tjahjono EP

    Upacara Adat yang dilakukan warga suku Amungme, sebelum pengoperasian pesawat Mimika Air, di Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (2/12). Tempo/Tjahjono EP

    TEMPO.CO, Timika - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin Timika kini mengebut pekerjaan gedung terminal penumpang bandara tersebut.

    Baca juga: Jokowi Diminta Dorong Percepatan Pembangunan Bandara Timika

    "Pembangunan gedung terminal penumpang komersial Bandara Timika sudah memasuki tahap empat," kata Kepala UPBU Mozes Kilangin Timika, Sepyani Mahendra di Timika, Rabu, 14 November 2018.

    Tahun ini, Kemenhub mengucurkan anggaran Rp 77 miliar (kontrak pekerjaan Rp 73 miliar) untuk pekerjaan lanjutan pembuatan dinding, pemasangan keramik, dan pemasangan kaca di lantai dua, pembangunan toilet, dan lainnya.

    Gedung terminal penumpang komersial Bandara Mozes Kilangin Timika seluas 21 ribu meter persegi berkonstruksi dua setengah lantai itu rencananya dioperasikan pada 2020 menyambut perhelatan PON di Provinsi Papua.

    "Kami tetap optimistis dengan sisa waktu yang ada tinggal dua bulan lagi maka pekerjaan tahap empat bisa selesai hingga akhir tahun. Setiap dua pekan sekali kami selalu rapat dengan konsultan dan tim perencana maupun pihak kontraktor (PT Prasasti Konsorindo Jakarta) untuk memacu pihak kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan cara menambah tenaga kerja, peralatan, dan lainnya," kata Mahendra.

    Ia menyebut pekerjaan gedung terminal penumpang baru dimulai sekitar akhir Juli. Sebelumnya, UPBU Mozes Kilangin meninjau pabrik di Jawa untuk mengecek barang-barang yang akan dikirim ke Timika apakah sudah sesuai dengan standar yang dipersyaratkan.

    Adapun gedung terminal penumpang komersial Bandara Mozes Kilangin Timika (berada di sisi selatan Bandara Timika saat ini) keseluruhannya nanti seluas 42 ribu meter persegi.

    Satu sisi bangunan gedung terminal penumpang komersial dengan konstruksi serupa seluas 21 ribu meter persegi ditangani oleh Pemkab Mimika melalui APBD setempat.

    Menurut Mahendra, pekerjaan gedung terminal penumpang Bandara Mozes Kilangin Timika kini juga diawasi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Timika dan Kejaksaan Tinggi Papua.

    Selain pembangunan lanjutan gedung terminal penumpang, tahun ini Kemenhub mengalokasikan anggaran Rp 22 miliar untuk pembangunan lanjutan tempat parkir pesawat (apron) seluas 100x100 meter persegi. Apron tersebut nantinya digunakan untuk memarkir pesawat-pesawat perintis berukuran kecil yang melayani penerbangan ke pedalaman Papua.

    Adapun tempat parkir pesawat yang sudah terbangun di sisi selatan Bandara Mozes Kilangin Timika keseluruhannya sudah mencapai 640x100 meter persegi yang nantinya akan digunakan untuk memarkir pesawat berbadan lebar (empat pesawat).

    Pekerjaan lain yang dilakukan di area Bandara Mozes Kilangin Timika dengan sumber dana APBN yaitu instalasi pengolahan air dan penyediaan serta pemasangan jaringan listrik. Kedua pekerjaan itu menelan anggaran masing-masing Rp 9 miliar dan Rp 5 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.