Kurs Rupiah Jisdor Melemah Jadi Rp 14.747 per Dolar AS Hari Ini

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai bank menghitung uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar dan uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di kantor pusat Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018. Nilai tukar rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, 20 Agustus 2018, bergerak melemah 20 poin ke level Rp 14.592 dibanding sebelumnya Rp 14.572 per dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    Pegawai bank menghitung uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar dan uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di kantor pusat Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018. Nilai tukar rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, 20 Agustus 2018, bergerak melemah 20 poin ke level Rp 14.592 dibanding sebelumnya Rp 14.572 per dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah hari ini, Senin, 12 November 2018. Dalam situs resmi Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di angka Rp 14.747 pada 12 November 2018.

    Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Akan Diuji Akhir November dan Desember

    Angka tersebut menunjukkan pelemahan 115 poin dari nilai sebelumnya, yaitu Rp 14.632 pada Jumat, 9 November 2018. Sedangkan pada 9 November 2018, kurs jual US$ 1 terhadap rupiah, yaitu Rp 14.705 dan kurs beli Rp 14.559.

    Angka Rp 15 ribu per dolar AS pertama kali terjadi pada 3 Oktober 2018. Sedangkan pada pergerakan Jumat, 2 November kembali menyentuh Rp 14 ribu.

    Analis Panin Sekuritas William Hartanto memprediksi rupiah menguat terbatas hari ini. William memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp 14.600 - Rp 14.750 per dolar AS.

    "Kemarin (Jumat, 9 November) melemah sebagai one day shock saja karena The Fed (bank sentral AS) hawkish, tapi mereka tidak menaikkan suku bunga, jadi sebenarnya efek ini tidak akan lama, kecuali bulan depan mereka benar menaikkan suku bunga," kata William saat dihubungi, Senin, 12 November 2018.

    Menurut William, Bank Indonesia perlu melakukan perlawanan. "Kebiasaan BI melawan dengan menaikkan suku bunga. Perlawanan ini artinya upaya menjaga stabilitas rupiah," ujar William.

    Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta memprediksi rupiah bergerak konsolidasi pekan ini. Nafan memperkirakan rupiah pekan ini bergerak di kisaran Rp 14.482 hingga Rp 14.885 per dolar AS.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?