Rabu, 21 November 2018

Empat Jasad Pegawai Ditjen Pajak Korban Lion Air Teridentifikasi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, Tanjung Pakis, Karawang, Selasa, 6 November 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan

    Suasana tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, Tanjung Pakis, Karawang, Selasa, 6 November 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Empat jenazah dari 12 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang merupakan penumpang Lion Air JT610 telah berhasil diidentifikasi oleh pihak Disaster Victim Identification Rumah Sakit Kepolisian Republik Indonesia Kramat Jati pada Kamis malam, 8 November 2018. Keempat jenazah tersebut adalah Ari Budiastuti, Junior Priadi, Tri Haska Hafidzi, dan Hesti Nuraini.

    BACA: 5 Istri Korban Berebut Uang Asuransi, Lion Air Tawarkan Dua Opsi

    "DJP mendukung kinerja DVI dalam proses identifikasi dan mari bersama kita berdoa semoga seluruh prosesnya berjalan lancar," tulis dalam akun Facebook resmi DJP, Jumat, 9 November 2018.

    Dalam akun itu, tertulis, bersama dengan seluruh keluarga yang berduka, mari bersama kita melantunkan doa kiranya empat pegawai DJP tersebut mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. "Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa dalam ketabahan dan bisa melewati masa penuh kedukaan ini dengan tetap berserah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa".

    BACA: Keluarga Korban Lion Air Mengeluh Kesulitan Urus Asuransi

    Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan tim DVI Polri hari ini memberikan konfirmasi hasil identifikasi 20 jenazah. "Konfirmasi tersebut disampaikan pukul 20.30 WIB setelah adanya kecocokan hasil tes forensik dan ante-mortem dengan data DNA yang sebelumnya sudah diberikan pihak keluarga kepada tim DVI POLRI," kata Danang dalam keterangan tertulis.

    Danang mengatakan Lion Air malam ini secara resmi menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga melalui upacara yang berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara R. Said Sukanto (RS POLRI). Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Safety Director of Batik Air, Capt. Wamildan Tsani.

    Atas nama Lion Air, Danang mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga dan handai taulan

    Adapun 20 jenasah tadi, yaitu Tri Haszka Hafidzi (laki-laki), Inayah Fatma Kurnia Dewi (wanita), Hesti Nuraini (wanita), Junior Pribadi (laki-laki), Mery Yulyanda (wanita), Yunita (wanita), Daryanto (laki-laki), Arif Yustian (laki-laki), Denny Maulana (laki-laki), Shintia Melina (wanita), Tan Toni (laki-laki), Indra Bayu Aji (laki-laki), Linda (wanita), Filzaladi (laki-laki), Ary Budiastuti (wanita), Wendy (laki-laki), Hasnawati (wanita), Dolar (laki-laki), Abdul Efendi (laki-laki) dan Hedy (laki-laki).

    "Hingga saat ini total identifikasi 71 jenazah," kata Danang.

    Pesawat Lion Air JT 610 tipe Boeing 737 Max 8 bernomor registrasi PK-LQP, mengalami kecelakaan dan Jatuh di perairan Tanjungpakis Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin 29 Oktober 2018, setelah sebelumnya hilang kontak sejak pukul 06.33 WIB.

    Pesawat nahas Lion Air JT 610 itu membawa 180 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua bayi dengan dua pilot dan lima awak pesawat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.