Kuartal III 2018, Jamkrindo Jamin Dana 38.695 Nasabah Fintech

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perbankan dan Fintech Bisa Bersinergi

    Perbankan dan Fintech Bisa Bersinergi

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) membukukan volume penjaminan financial technology (fintech) sebesar Rp145,68 miliar hingga September 2018.  

    BACA: Korban Pinjaman Online: Diancam Dibunuh hingga Menari Telanjang

    Volume penjaminan fintech ini berasal dari 38.695 nasabah di 2 perusahaan Peer-to-Peer (P2P) lending yakni PT Investree Radhika Jaya dan PT Amartha Mikro Fintek. Amartha masih mendominasi volume penjaminan fintech yakni 90,99%, sedangkan 9,01% sisanya berasal dari Investree. 

    "Angka volume penjaminan itu berkontribusi 0,12% terhadap total volume penjaminan perseroan hingga kuartal III/2018, yang sebesar Rp126,48 triliun," kata Amin Mas'udi Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo seperti yang dilansir Bisnis.com, Kamis 8 November 2018.

    Lebih lanjut, volume penjaminan dengan prinsip syariah mendominasi sebesar 65,08% terhadap total volume penjaminan fintech. Sementara itu, 34,02% sisanya berasal dari jenis konvensional. 

    Dia melanjutkan perseroan optimstis volume penjaminan fintech dapat menembus Rp200 miliar hingga akhir tahun ini. Volume penjaminan fintech masih akan mengandalkan 2 perusahaan P2P lending itu, karena perseroan belum akan menambah kerja sama penjaminan dengan perusahaan P2P lending lainnya. 

    "Kami masih terus mengamati perkembangan fintech lending," tutur Amin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.