Perumahan PNS, Pemerintah Akan Renovasi Gedung dan Rumah Tua

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi apartemen mungil. Freshome.com

    Ilustrasi apartemen mungil. Freshome.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah berencana untuk membangun perumahan bagi Aparatur Sipil Negara atau ASN atau PNS dan juga anggota TNI dan Polri. Menteri Agraria dan Tata Ruang atau ATR Sofyan Djalil mengatakan untuk perumahan tersebut pemerintah bakal memanfaatkan gedung tua dan lahan-lahan kosong milik negara.

    BACA: Total 6 Rumah Rusak dan 4 Orang Terluka Karena Ledakan di Bekasi

    "Kami memang sedang menata tanah yang ada gedung-gedung tua dan rumah-rumah tua. Khususnya yang ada di kota-kota besar untuk dibangun rumah ke atas," kata Sofyan ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis 8 November 2018.

    Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas, Bambang Brodjonegoro menyebutkan saat ini ada sekitar 930 ribu orang yang merupakan ASN, TNI, dan Polri yang belum memiliki rumah pribadi. Bambang menyebutkan, data itu berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR.

    BACA: Ketua RT Ini Korban Lion Air Jatuh, Warga Satu Perumahan Berduka

    "Ini (penyediaan perumahan) intinya berlaku untuk semua ASN, TNI, dan Polri. Tapi tentunya kami akan memberi perhatian khusus kepada yang belum memiliki rumah sama sekali," kata Bambang Brodjonegoro di Kantor Kepresidenan, Rabu, 7 November 2018.

    Sofyan mencontohkan pembangunan perumahan dengan memanfaatkan gedung tua atau rumah tua yang berada di lahan milik negara sudah mulai dilakukan. Misalnya di Medan, kata Sofyan, pemerintah membongkar sebuah perumahan milik negara tersebut kemudian membangun kembali dengan jenis bangunan vertikal seperti apartemen atau rumah susun sederhana milik atau rusunami.

    "Orangnya punya tanah dapat bangunan baru, dan sambil mereka menunggu gedung baru dibangun orang dipindahkan dulu nanti begitu gedung selesai pindah ke sana," kata Sofyan.

    Sofyan melanjutkan pemanfaatan gedung dan rumah tua yang ada di lahan milik negara tersebut akan dilakukan di wilayah kota-kota besar. Selain itu, Kementerian juga akan memanfaatkan lahan-lahan yang dimiliki institusi, kementerian maupun badan negara untuk dibangun bagi perumahan khusus ASN atau PNS, TNI dan Polri khususnya yang belum memiliki rumah pribadi.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.